RM.id Rakyat Merdeka - Di Lebaran ini, perjalanan mudik saya bisa dikatakan "dinaungi" keberuntungan. Setelah menikmati jalanan sepi di hari pertama, kemarin, perjalanan mudik hari kedua, siang tadi, juga sangat cepat. Saya bisa "melahap" jalanan dari Rengasdengklok, Karawang, ke Garut hanya dalam tempo 4 jam. Padahal, di hari biasanya saja, waktu sesingkat itu sulit dicapai.
Seperti dipaparkan di artikel pertama, perjalanan mudik Lebaran saya kali ini ke dua tempat langsung. Pertama, saya ke Kampung Karanganyar, Batujaya, Karawang. Kedua, ke Tasikmalaya. Sebelum melanjutkan mudik ke Tasikmalaya, saya dan keluarga melakukan ziarah kubur dulu ke makam ayah dan ibu saya, yang terletak di dua kampung berbeda di Karawang. Singkat cerita, setelah berziarah, kami memulai mudik ke Tasikmalaya dengan start dari Rengasdengklok. Kami mulai berangkat pukul 1 siang.
Dalam perkiraan saya, kami baru akan tiba di Tasikmalaya sekitar pukul 12 malam. Sebab, di hari biasanya saja, kami butuh waktu sekitar 8 sampai 10 jam--termasuk dengan waktu istirahat, makan, dan salat. Apalagi di musim mudik ini, pasti jalanan akan macet.
Baca juga : Mudik ke Karawang, Kena Macetnya di Sudirman
Dari Rengasdengklok, saya mengambil rute Tanjungpura. Dari saya, saya tidak masuk dari Tol Kawarang Timur. Untuk memastikan kami mengambil rute yang tepat, saya minta istri untuk buka googlemap. Di sana disebutkan, kami akan tiba di Gerbang Tol Cileunyi, Bandung, pukul 3.25 sore. Semua jalanan hijau. Tidak ada satu pun titik macet.
Benar saja, saat mulai masuk Tol Cikampek, jalanan lancar. Memang banyak kendaraan pemudik, tapi semua lancar. Saya masih bisa memacu kendaran sekitar 90 kilometer per jam. Sampai di Gerbang Tol Kahuripan, juga tidak terjadi antrean panjang. Semua relatif lancar.
Di Tol Purbaleunyi, kendaraan pemudik lebih sedikit lagi. Karena sebelumya sudah terpecah dengan yang ke Tol Cipali. Kecepatan saya di sini rata-rata 110 kilometer per jam. Dan betul saja, saya sampai di Gerbang Tol Cileunyi sekitar pukul 3.30.
Baca juga : Jokowi : Laksanakan, Jangan Cuma Dibaca!
Dengan posisi masih siang, saya tidak singgah di Bandung. Kami mutuskan untuk meneruskan perjalanan dengan harapan bisa berbuka puasa di rumah makan favorit yang terletak di Jalan Raya Garut-Tasikmalaya. Keputusan kami tepat. Kami sudah sampai di Garut Kota sekitar pukul 5 sore. Dan kami tiba di rumah makan favorit sekitar 10 menit sebelum waktu berbuka tiba.
Di sana, kami istirahat sekitar 2 jam. Kami melanjutkan perjalan pukul 8 malam dan tiba di rumah ibu di Tasikmalaya sekitar pukul 9.20. Sungguh perjalanan yang cepat dan lancar. Melebihi kelancaran dan kecepatan di hari biasa.
Ujang Sunda,
Baca juga : Jasa Marga Terapkan One Way Sampai Gerbang Tol Kali Kangkung
Wartawan Rakyat Merdeka
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.