BREAKING NEWS
 

Program Mudik Gratis Kurangi Beban Ekonomi

Warga Ibu Kota Girang Bisa Ngirit Pengeluaran

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Rabu, 13 April 2022 07:30 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (Foto: Kemenhub).

 Sebelumnya 
Kepala Sub Direktorat Angkutan Orang Antarkota Hubdat Kemenhub, Handa Lesmana mengatakan, pendaftaran mudik gratis 2022 akan dilakukan secara online dengan kuota terbatas. Nantinya, pendaftar harus mengisi formulir manual di lokasi daftar mudik gratis 2022 Kemenhub.

Handa memastikan jadwal keberangkatan layanan mudik gratis dimulai pada 28-29 April 2022.

“Tanggal 28 April dari Terminal Tipe A di Bogor, Depok dan Tangerang. Dan tanggal 29 April dari Terminal Tipe A di Jakarta,” terangnya.

Kendalikan Pandemi

Baca juga : Imbas Perang Ukraina, Pemerintah Batasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno mengapresiasi, program Mudik Gratis. Langkah ini merupakan upaya Pemerintah dalam memberi kemudahan bagi warga yang ingin mudik.

Program Mudik Gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah dalam pengawasan mobilitas demi pengendalian kasus Covid-19.

Menurut Djoko, jika tidak ada mudik gratis, dikhawatirkan banyak masyarakat yang nekat mudik tanpa memperhatikan kesehatan diri sendiri dan orang lain.

“Warga dengan ekonomi rendah kan tetap mau mudik. Jika tak ada mudik gratis, mereka pakai angkutan pelat hitam (ilegal). Itu kan bahaya,” katanya.

Baca juga : Kembangkan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, TAPG Bangun Kewirausahaan Perempuan

Djoko mengimbau, pemberangkatan mudik gratis tidak diselenggarakan di lapangan terbuka seperti Lapangan Monas.

“Mudik berangkat dari terminal akan memudahkan pengawasan dan pengaturan. Apalagi mudik Lebaran tahun ini ada persyaratan sudah vaksin ketiga (booster),” ujar Djoko dalam keterangannya.

Ia mengingatkan, selain penumpang, semua pengemudi Bus AKAP/AKDP harus mengikuti tes kesehatan dan diberikan tambahan vitamin.

“Lama perjalanan yang sekiranya di atas 8 jam, operator bus diharuskan menyediakan dua orang pengemudi. Semua armada bus yang mengangkut pemudik dipastikan sudah lolos uji berkala,” tutur Djoko.

Baca juga : Warga Ibu Kota Serbu Sentra Vaksin Booster

Djoko meminta, bus pemudik mendapatkan perhatian khusus jika Pemerintah melakukan rekayasa lalu lintas aru mudik.

“Pengalaman tahun 2019, banyak pengemudi bus yang mengeluh kebijakan contra flow di jalan Tol Trans Jawa. Sejumlah armada bus yang ingin Kembali ke Jakarta untuk menjemput pemudik menjadi terhambat perjalanannya,” imbuh Djoko.

Djoko juga mengingatkan Pemerintah agar mengawasi angkutan mudik ilegal. Mereka bisa berkedok layanan wisata.  [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense