BREAKING NEWS
 

Positivity Rate Covid Di DKI Lebihi Standar WHO

Satpol PP Gencarkan Lagi Operasi Prokes

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 20 Juni 2022 07:30 WIB
Pengunjung M Bloc Space memindai QR Code melalui aplikasi PeduliLindungi di Jakarta, September tahun lalu. Aplikasi tersebut sudah menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat untuk mengunjungi suatu tempat seperti pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran dan tempat publik lainnya. (Foto: Khairizal/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus positif Covid-19 di Ibu Kota terus meningkat. Bahkan, Positivity rate atau persentase kasus positif dalam satu pekan terakhir mencapai 7,2 persen atau melebihi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen. Untuk mengeremnya, Satpol PP akan mengencarkan lagi operasi penerapan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, pada Jumat (17/6), ditemukan 22 kasus Covid-19 varian BA.4 dan BA.5. Kemudian, jumlah kasus aktif di Jakarta naik 442 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 4.524 orang yang masih dirawat atau isolasi.

“Kami turut mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan varian Omicron. Penerapan prokes harus terus digalakan,” imbuh Dwi, Sabtu (18/6).

Baca juga : Covid Melandai, Wagub Riza Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes

Dwi menyampaikan, Satuan Polisi Pamong Praja (PP) berencana kembali menggencarkan penerapan prokes di masyarakat.

“Satpol PP juga akan meningkatkan pengawasan di perkantoran, tempat usaha, tempat industri dan tempat hiburan. Sanksi tegas seperti penutupan dan pencabutan izin bakal diterapkan,” tegas Dwi.

Dwi mengungkapkan, data sementara menunjukkan tren kenaikan kasus positif terjadi pada seluruh kelompok usia. Termasuk kelompok anak, baik yang berusia kurang dari 6 tahun maupun usia 6-18 tahun.

Baca juga : Yuk Ah, Genjot Lagi Prokesnya

Menurutnya, meningkatnya kasus Corona dampak dari melonggarnya penerapan prokes, meningkatnya mobilitas masyarakat, dan penurunan kekebalan (antibodi). Untuk itu, dia mengajak warga yang sudah mendapatkan dua kali vaksin agar melakukan vaksinasi booster.

Adsense

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta, kenaikan kasus Covid-19 harus segera dimitigasi dengan baik.

“Kondisi saat ini harus kita upayakan bersama-sama untuk menekan penularan semaksimal mungkin,” kata Wiku.

Baca juga : Perketat Mobilitas, Pemda Jangan Lemot

Wiku membenarkan, kasus Covid-19 meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Meski demikian, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia lebih rendah dibandingkan beberapa negara tetangga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense