RM.id Rakyat Merdeka - Warga Ibu Kota yang ingin mudik Lebaran diimbau tidak menggunakan jasa transportasi di terminal bayangan. Sebab, bus di tempat tidak resmi tersebut, belum di-ramp check (inspeksi keselamatan) sehingga rawan terjadi kecelakaan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKIJakarta mengimbau warga yang ingin pulang kampung agar menggunakan jasa bus di terminal resmi karena kondisi armada lebih terjamin keselamatannya.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat (Jakbar), Affandi Novrizal mengatakan, mudik melalui terminal resmi punya banyak keuntungan. Salah satunya, kualitas bus yang sudah terjamin.Semua armada sudah melalui proses inspeksi menyeluruh.
Baca juga : Erick Masuk 3 Besar Cawapres Terkuat
“Di terminal bayangan tidak ada pemeriksaan mesin sebelum berangkat sehingga rentan terjadi kecelakaan,” ujar Affandi, di Jakarta, kemarin.
Selain itu, penumpang yang naik dari terminal resmi mendapat asuransi perjalanan dari Jasa Raharja. Kemudian, penumpang bisa mengajukan keluhan kepada kepala terminal bus ketika terjadi kendala selama perjalanan.
Tidak hanya itu, pengemudi bus lebih siap melakukan perjalanan jauh. Karena, mereka diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik.
Baca juga : Jangan Mudik Naik Motor!
“Kalau dalam pemeriksaan fisik ada pengemudi kurang fit, akan dianjurkan tidak mengemudi bus,” jelasnya.
Affandi menegaskan, jajarannya akan terus berpatroli untuk menindak keberadaan terminal bayangan. Jika ada bus ketahuan menurunkan atau menaikkan penumpang di lokasi yang bukan peruntukannya, pihaknya bakal menilangnya.
Imbauan senada disampaikan Kepala Terminal Kalideres Jakbar, Revi Zulkarnaen. Menurutnya, demi keselamatan, pilihlah bus yang berangkat dari terminal.
Baca juga : Dubes Muhammad Hassan Rayakan Pakistan Day Di Hari Pertama Ramadan
“Banyak perusahaan otobus yang membuat titik penjemputan tanpa izin atau tidak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Dia menjelaskan, bus yang beroperasi di terminal, diwajibkan ikut uji kelayakan kendaraan. Di Terminal Kalideres, sebanyak 200 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) telah melakukan pra ramp check oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB). Kemudian, para pengemudinya diwajibkan ikut tes kesehatan dan urine.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.