BREAKING NEWS
 

Pengembangan Tahap I Dipatok Rampung Tahun Ini

Stasiun Tanah Abang Bakal Makin Kinclong

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 3 Mei 2023 07:30 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kiri) berjalan di tepian rel usai meresmikan dimulainya proses pembangunan (groundbreaking) perluasan Stasiun Tanahabang di Jakarta, Minggu (30/4/2023). (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Dirjen Perkeretaapian Kemen­terian Perhubungan Risal Wasal merincikan, pengembangan Sta­siun Tanah Abang yang dilaku­kan di antaranya pembangunan stasiun baru, penambahan jalur kereta dari empat menjadi enam jalur, penambahan peron dari dua menjadi empat dan penataan fasilitas integrasi antarmoda.

Revitalisasi Stasiun Tanah Abang tahap I ditargetkan ram­pung pada Desember 2023 dengan anggaran mencapai Rp 380,93 miliar. Sedangkan, keseluruhan pembangunan di­canangkan selesai pada Sep­tember 2024. Secara keseluru­han, stasiun ini akan dibangun dengan luas bangunan utama 12.000 meter persegi dengan bangunan 2 lantai. Stasiun akan dilengkapi dengan bangunan ko­mersil dan fasilitas pendukung, serta fasilitas disabilitas.

Dalam proyek ini, Kemenhub akan membangun Stasiun baru, emplacement (rel, persinyalan), Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di atas jalur kereta api. Ke­mudian, Pemprov DKI membangun pelebaran jalan dan fasilitas integrasi antar moda. Sedangkan KAI membangun area parkir, pembongkaran Depo dan Stasiun Tanah Abang eksisting.

Baca juga : Santri Dukung Ganjar Sumut Berikan Bantuan Material

Di luar itu, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong pembangunan berkonsep Kawasan Berorientasi Transit (Transit Oriented Development/TOD) sebagai solu­si penataan kawasan yang padat.

Direktur Utama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) Heru Nugroho menerangkan, salah satu kawasan yang akan dikembangkan menjadi kawasan TOD, yaitu Stasiun Tanah Abang, dengan konsep pengembangan fokus pada area bekas depo Stasiun Tanah Abang.

“Di kawasan mixed itu akan ada hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel dan seba­gainya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Kuartal II Tahun Ini, Adaro Siap Tanda Tangani Fasilitas Pinjaman

Stasiun Tanah Abang dipilih karena lokasinya sangat strategis dan bisa menjadi pusat transit berbagai integrasi layanan moda transportasi. Nantinya, kawasan ini akan menjadi pusat transit dengan konsep compact city.

Tidak hanya di hari kerja, Stasiun Tanah Abang diproyeksi selalu padat. Catatan KAI, sta­siun yang berdekatan dengan pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini menjadi tujuan terbanyak pengguna KRL Commuter Line.

Pada hari Minggu (2/4) ter­catat sebanyak 43.413 orang naik dan turun di stasiun ini. Sebanyak 3.027 orang turun dan 10.599 orang naik. Maka tak heran jika banyak warga yang mendukung revitalisasi Stasiun Tanah Abang.

Baca juga : Ganjar Milenial Center Beri Bantuan Tandon Air

“Stasiun Tanah Abang, kalau sudah jam sibuk bikin sakit kepala. Udah rame, hectic, cha­os, campur aduk. Semoga aja banyak perbaikan dan evaluasi biar baik di dalam maupun di luar stasiun ada perubahan lebih baik dalam pengendalian lalu lintas orang dan kendaraannya,” kata @applenutcoco.

“Peningkatan kapasitas sta­siun KATanah Abang ini sangat diperlukan. Karena ini salah satu stasiun KAyg paling padat dan strategi di Jakarta Pusat, dan merupakan jantung jalur KAke wilayah Jakarta yang lain,” ujar @johnnelwan.

“Semoga proyeknya bikin Stasiun Tanah Abang lebih tertata dan nyaman untuk semua peng­gunanya. Nggak numpuk di satu titik saja di jam-jam sibuk, jalan­nya KRL juga semoga nggak ke­tahan-tahan sinyal masuk terus,” tulis @kuruukaraa. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense