BREAKING NEWS
 

Duh, 36 Ribu Balita Di DKI Kurang Gizi

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 26 Juli 2023 07:30 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (kedua kiri) bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kedua kanan) saat memberikan keterangan pers mengenai pengentasan stunting, di Jakarta, Senin (24/7). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah balita yang mengalami kekurangan gizi di Ibu Kota masih cukup tinggi, yakni sebanyak 36 ribu orang. Untuk mengatasinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggenjot distribusi vitamin dan makanan bergizi untuk balita tersebut.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengungkapkan, ber­dasarkan data Badan Pusat Statis­tik (BPS) sebanyak 798.107 anak di DKI terdeteksi rawan gizi.

“Dari jumlah itu sudah ditim­bang sebanyak 250.000 balita. Dan, diketahui balita yang ber­masalah gizi sebanyak 36.000,” kata Heru saat bertemu Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gu­nadi Sadikin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/7)

Baca juga : Sah, Koulibaly Merumput Di Arab Saudi

Heru menjelaskan, pihaknya akan membahas temuan terse­but. Jumlah penderita gizi buruk bisa naik dan bisa turun karena perpindahan penduduk sangat dinamis.

Heru bilang, untuk pengentasan stunting, Pemprov DKI melaku­kan berbagai upaya intervensi secara terpadu. Antara lain, me­nyalurkan vitamin dan gizi tam­bahan melalui sekolah dan posyandu, khususnya bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Keluarga pemegang KJP selama ini sudah mendapatkan bantuan gizi, makanan tambahan, susu, ikan, daging dan ayam,” ujarnya.

Baca juga : Sah, Kepala BPK Bali Jadi Sekda DKI Jakarta

Selain itu, Pemprov DKI akan menggandeng stakeholders dan swasta untuk bersama-sama menangani stunting. Menurut Heru, anggaran penanganan stunting tersebar di Dinas Kesehatan, Dinas, Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pember­dayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk.

Heru menargetkan, angka kasus stunting turun sebesar 20 persen dalam kurun waktu tiga bulan.

Agar upaya mengentaskan stunting berjalan maksimal, Heru meminta keluarga balita ikut berperan aktif.

Baca juga : Jelang Piala Dunia, Racikan STY Bakal Diuji Di Turnamen Mini

“Ada anak stunting yang sudah kita rawat, dia berhasil keluar dari stunting. Tapi ketika kami kon­sentrasi ke tempat lain, diatenang gizi buruk lagi,” imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense