Sebelumnya
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Sudin Tamhut) Jakarta Timur Djauhar Arifin mengatakan, pihaknya telah memasang pagar menggunakan besi ulir pada pagar yang berlubang pada Rabu (26/7).
“Ini untuk mengantisipasi masuknya orang yang tak bertanggung jawab menyalahgunakan keberadaan hutan kota untuk hal negatif,” kata Djauhar.
Selain itu, pihaknya juga merapikan Hutan Kota tersebut. Memelihara kebersihan serta perawatannya.
“Lampu kita tambah, bersinergi dengan Sudin Binamarga Jakarta Timur untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) Jakarta Timur,” katanya.
Baca juga : Airlangga Senyum Ditanya Luhut Siap Jadi Ketum
Pasang CCTV
Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta Pemprov DKI memperketat pengawasan taman atau hutan kota.
Selain memaksimalkan petugas, Ida mengusulkan taman atau hutan kota dipasangi CCTV. Terutama yang rawan penyalahgunaan seperti Hutan Kota Cawang.
“Harus dimaksimalkan kehutan kita agar tidak dimanfaatkan hal yang tidak kita inginkan. Saya harap, CCTV di semua hutan tersebut ditinjau lagi, masih aktif atau tidak,” kata Ida.
Baca juga : Gelar Sejumlah Kegiatan, Relawan Sintawati Raih Dukungan Komunitas Di Jaksel
Politisi PDIP ini juga mengimbau masyarakat melaporkan jika terjadi kegiatan mencurigakan di hutan kota agar bisa ditindaklanjuti.
“Harus ada partisipasi masyarakat setempat untuk membantu memantau dan memanfaatkan taman maupun hutan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Kabar Hutan Kota Cawang menjadi sarang LGBT awalnya diungkapkan anggota DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina dalam pembacaan hasil reses kedua tahun 2023. Wa Ode mengaku mendapat laporan warga.
Karena itu, dia meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan pengawasan dan pengamanan di area hutan dan taman kota yang kerap terjadi kriminalitas dan tempat berkumpulnya LGBT.
Baca juga : Pertamina International Shipping Tunjuk Mochtar Husein Jadi Komut
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 31/7/2023 dengan judul Kegiatan Ganggu Ketertiban Umum Bakal Ditindak, Duh, Hutan Kota Kok Jadi Tempat Mesum
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.