BREAKING NEWS
 

DKI Diguyur Tambahan Anggaran Rp 13,3 Miliar

Semoga Saja Stunting Dan Kemiskinan Turun

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 8 November 2023 07:30 WIB
Ketua Badan Anggaran (Bang­gar) DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Menyikapi penambahan ang­garan tersebut, Anggota Banggar DPRD DKI sekaligus Sekretaris Komisi B WA Ode Herlina mengatakan, pihaknya akan mendorong Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi untuk menambah alokasi dan jenis pelatihan untuk menambah kesempatan kerja masyarakat tuna karya, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian mereka.

“Pelatihan-pelatihan, kursus-kursus yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta itu bisa lebih diper­banyak kuotanya dan berorien­tasi untuk mengisi peluang kerja di BUMD (Badan Usaha Milik Daerah),” ujarnya.

Baca juga : Normalisasi Ciliwung Dipatok Tuntas 2024

Hal senada juga diungkap Ang­gota Banggar Yuke Yurike. Menu­rutnya, pengasahan kemampuan khusus dibutuhkan masyarakat menengah ke bawah untuk mencari pekerjaan yang layak. Program itu diyakini efektif dalam menanggulangi kemiskinan.

“Untuk pengentasan kemiski­nan, kami berharap pengasahan skill (kemampuan) bisa berjalan, jadi tidak hanya sekadar diberi­kan Bantuan Sosial (Bansos) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) saja,” ucapnya.

Baca juga : Program TNI AD Manunggal Air Juga Selesaikan Masalah Kemiskinan Dan Stunting

Anggota Banggar lainnya Israyani mendorong Pemprov DKI untuk melakukan evaluasi terhadap besaran subsidi per­orangan pada program Pembe­rian Makanan Tambahan (PMT) yang saat ini hanya senilai Rp 10 ribu per porsi. Menurutnya, dana PMT perlu ditambah agar upaya menekan angka gizi buruk di Jakarta bisa lebih efektif.

“Kalau angkanya tetap Rp 10 ribu per orang, dikasih makan apa adik-adik kita? Nanti pasti ada hubungannya dengan pen­ingkatan gizinya,” ujarnya.

Adsense

Baca juga : RI Bisa Serukan Perdamaian Dan Kemerdekaan Palestina

Data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebut, angka kemiskinan di Jakarta mengalami penurunan. Angka kemiskinan di Jakarta pada Maret 2023 tercatat sebesar 4,44 persen atau turun 0,17 persen dibandingkan September 2022. Pada Maret 2023, penduduk miskin Jakarta sebesar 477,83 ribu orang atau berkurang sebanyak 17.100 orang dibandingkan September 2022.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense