Dark/Light Mode

DKI Siapkan Anggaran Rp 2,85 Triliun

Normalisasi Ciliwung Dipatok Tuntas 2024

Jumat, 3 November 2023 07:30 WIB
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah. (Foto: Antara)
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyetujui anggaran diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyelesaikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung sepanjang 17 kilometer (km). Fase tersebut dipatok tuntas 2024.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah sepakat memberikan alokasi anggaran Rp 2,85 triliun, berikut kegiatan penanganan banjir lain yang dikerjakan Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Baca juga : Normalisasi Ciliwung Mandek

Ida menyampaikan, normal­isasi Ciliwung sepanjang 17 km itu merupakan kegiatan lanjutan dari 16 km yang telah dikerjakan Pemprov DKI Jakarta sejak 2013. Program ini sebagai upaya penanggulangan banjir di Jakarta.

“Memang tetap konsentrasi (penanganan banjir) di Cili­wung, karena ada banyak rumah dan warga yang tinggal di sekitar sungai itu yang harus mendapatkan perlindungan dari ban­jir,” kata Ida di Gedung DPRD DKI, Selasa (31/10).

Baca juga : Kuasa Hukum: SYL Simpan Cek Bertuliskan Rp 2 Triliun Karena Dianggap Unik

Dia berharap, pengerjaan 17 km normalisasi tersebut bisa rampung tahun depan sesuai target Pemerintah Pusat, mengingat kegiatan tersebut merupakan bagian dari rencana induk sistem pengenda­lian banjir (flood control) Jakarta dari hulu hingga hilir.

Normalisasi Ciliwung sepanjang 17 km tersebut akan me­lintasi setidaknya 18 kelurahan di Jakarta. Yakni, Kelurahan Manggarai, Bukit Duri, Kebon Manggis, Kampung Melayu, Kampung Pulo, Kebon Baru dan Bidara Cina.

Baca juga : Airlangga: 170 PSN Tuntas

Kemudian, Kelurahan Cikoko, Cawang, Pengadegan, Rawajati, Cililitan, Gedong, Tanjung Barat, Balekambang, Pejaten Timur, Jagakarsa dan Pasar Minggu.

Pengerjaan normalisasi ber­tujuan untuk mengembalikan kondisi lebar Sungai menjadi kondisi normal, yaitu 35-50 meter. Sementara lingkup peker­jaan normalisasi ini meliputi perkuatan tebing, pembangunan tanggul, pembangunan jalan inspeksi dengan lebar 6 hingga 8 meter di sepanjang sisi Sungai Ciliwung, meningkatkan kapasitas tampung alir dari 200 meter kubik per detik menjadi 570 meter kubik per detik, serta penataan kawasan di sekitar Sungai Ciliwung.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.