RM.id Rakyat Merdeka - Hampir satu jam bertemu dengan Presiden Jokowi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan wakilnya, Edhy Prabowo, keluar dari Istana. Saat keluar pada pukul 17.10 WIB, wajah keduanya tampak sumringah. Prabowo dadah-dadah kepada wartawan.
Dia menyatakan, bersama Edhy Prabowo, dirinya diminta Presiden Jokowi memperkuat kabinet. "Saya sudah sampaikan, keputusan kami dari partai Gerindra, apabila diminta kami siap membantu. Hari ini, resmi diminta dan kami sudah sanggupi untuk membantu," ujar Prabowo di Istana Negara, Senin (21/10).
Baca juga : Jokowi Tidak Bertele-tele
Prabowo membocorkan, dirinya diminta Presiden untuk membantu di bidang pertahanan. "Jadi, tadi beliau memberi beberapa pengarahan. Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran-sasaran dan harapan-harapan yang ditentukan," imbuhnya.
Dia kemudian memberi kesempatan pada Edhy Prabowo untuk berbicara. Namun tampaknya, Edhy tak bersedia. Prabowo pun meminta wartawan, agar sabar menunggu pengumuman resmi dari Presiden Jokowi.
Baca juga : Setelah Prabowo Ketemu Jokowi: Di Sini Senang, Di Sana Kejang
"Pada saatnya, Pak Presiden yang akan umumkan, nanti mungkin hari Rabu ya," ujarnya sembari bersiap menutup pernyataan pers.
Wartawan mencecarnya. Namun hanya satu yang dijawab, yakni soal jatah menteri buat Gerindra. "Yang dipanggil dua. Jadi, berapa kira-kira?" eks Danjen Kopassus itu bertanya balik kepada wartawan.
Baca juga : Jokowi dan Prabowo Uswatun Hasanah
Sisanya dijawab dengam "nanti, nanti". Jawaban itu terus dilontarkan sampai dia masuk ke dalam mobil Toyota Vellfire putih B 108 PSD yang sudah menunggunya di pelataran Istana. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.