BREAKING NEWS
 

Kasus Kriminalitas Meningkat

Pemprov & Polda Metro Integrasikan Ribuan CCTV

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 21 Mei 2026 06:25 WIB
Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya memperkuat sistem pengawasan kota melalui integrasi CCTV. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

 Sebelumnya 
“Kalau ada kejadian darurat, kita bisa langsung mengetahui dan mengambil tindakan bersama,” ucapnya. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyambut baik kerja sama tersebut. 

Menurutnya, integrasi CCTV penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. 

“Ketika ada gangguan ketertiban, lokasi bisa segera terpantau. Begitu juga ketika ada tindak pidana atau kemacetan lalu lintas,” ujar Asep. 

Meski demikian, Kapolda Metro Jaya menekankan, penggunaan CCTV tetap harus memperhatikan perlindungan privasi masyarakat. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Budi Awaluddin menambahkan, saat ini terdapat 7.314 titik CCTV di area publik yang berpotensi diintegrasikan. Pada tahap awal, sebanyak 3.362 unit dapat dimanfaatkan oleh Polda Metro Jaya dan Polri. 

Baca juga : Arsenal Bukan Lagi Lelucon

“Pada 2027 ditargetkan terdapat penambahan 16.781 CCTV. Sehingga, total potensi CCTV yang akan diintegrasikan mencapai 24.095 titik,” jelas Budi. 

Tim Pemburu Begal 

Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (begal). 

“Malam hari ini, Tim Pemburu Begal mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral, di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026) malam. 

Iman menjelaskan, para pelaku yang ditangkap, berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda. Lokasi penangkapan mereka tersebar di beberapa titik. Yakni, Kota Bekasi, Jakarta Barat dan Jakarta Utara. 

Menurutnya, lokasi aksi pembegalan tersebar di sejumlah titik krusial Jakarta, yaitu Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Kuda, Cideng (Jakarta Pusat), Kebon Jeruk (Jakarta Barat) dan Gandaria (Jakarta Selatan). 

Baca juga : Malaysia Masters 2026, Ubed Taklukkan Andalan India

Menurut Iman, dari delapan tersangka, tiga di antaranya merupakan komplotan spesialis jambret handphone (HP) yang kerap beroperasi di kawasan Bundaran HI. 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini mengaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP),” tandasnya. 

Menurut Iman, Polda Metro Jaya masih memburu lima terduga pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), termasuk salah satu anggota komplotan Bundaran HI. 

“Ada yang terindikasi menggunakan senjata api. Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap,” kata Iman, saat itu. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 KUHP (penganiayaan biasa), Pasal 471 (penganiayaan ringan), Pasal 477 (pencurian dengan pemberatan), dan 479 (pencurian dengan kekerasan). 

Baca juga : Nilai Tukar Rupiah Makin Melemah, Apa Beda Krismon 98 Dengan Sekarang?

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal. “Tim Pemburu Begal siap beraksi 24 jam untuk menjaga Jakarta lebih aman,” tandas Iman. 

Hal tersebut merupakan upaya merespons cepat berbagai pembegalan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial. 

“Sehingga, kasus-kasus yang meresahkan ini, dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga situasi di Jakarta tetap aman dan tertib,” kata Budi. [DRS/RAA/IMK]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense