RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar operasi khusus penegakan hukum pada 8-11 Mei 2020. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres di wilayah perbatasan Jabodetabek.
Selama tiga hari itu, korps baju cokelat mengamankan 202 travel gelap yang mencoba mengantarkan pemudik dari Jakarta ke Jawa. Dari 202 kendaraan itu, polisi mengamankan 1.139 pemudik. Mayoritas kendaraan travel gelap tersebut tertangkap di jalur-jalur tikus yang ada di perbatasan.
Baca juga : Rayakan Hari Quds Sedunia, Konsulat Kebudayaan Iran Gelar Lomba Nulis
"Dari kegiatan selama 3 hari tersebut, kami berhasil mengamankan 202 unit. Ini ada yang ditangkap di tol, jalur arteri, dan paling banyak terutama di jalur tikus," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam siaran langsung di akun Instagram @Humas PMJ, Senin (11/5).
Operasi ini dilakukan dengan hunting system atau sistem perburuan. Polisi sudah memetakan jalur-jalur tikus yang bisa jadi celah untuk keluar Ibu Kota.
Baca juga : Polda Metro Jaya Amankan Lima Travel Gelap Yang Angkut Pemudik
"Jadi, hampir sebagian besar ini ditangkap di jalur tikus, karena kita sudah mapping jalur tikus," imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.