RM.id Rakyat Merdeka - Hingga H+2 Idul Fitri 1441 Hijriah, Rabu (27/5), kepolisian sudah memutarbalikkan 9 ribu kendaraan yang hendak masuk ke DKI Jakarta.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono menyatakan, data itu diperoleh dari laporan 146 pos penyekatan Operasi Ketupat 2020, mulai dari Jatim hingga Lampung.
"Pantauan dua hari arus balik ini, sudah 9.000 kendaraan kami putar balik dari 146 pos penyekatan dari Jawa Timur hingga Lampung," ujar Irjen Istiono dalam siaran pers, Kamis (28/5).
Baca juga : Antisipasi Pemudik, Polisi Lakukan Penyekatan Kendaraan di Gentong Tasikmalaya
Kakorlantas memantau langsung situasi arus lalu lintas mulai dari Jakarta hingga Pejagan, Brebes, Jawa Tengah. Dia melihat langsung kondisi jalan tol yang sepi dari kendaraan pribadi serta tidak ada antrean di tiap pos penyekatan.
"Dari Jakarta sampai Pejagan, kondisi jalur A dan B terpantau sepi, di titik KM 47 dan KM 70 sampai Pejagan tidak ada antrean kendaraan, termasuk saya monitor di Kalikangkung juga tidak ada antrean," beber jenderal bintang dua ini.
Menurut Istiono, sepinya jalanan dari Jakarta hingga Pejagan ini merupakan tanda kesadaran masyarakat sudah tinggi. Diharapkan, penyebaran Covid-19 pun akan semakin melambat.
Baca juga : Sampai Lebaran Hari Kedua, 55.776 Kendaraan Masuk Jakarta
Selain itu, eks Kapolda Bangka Belitung ini juga mengapresiasi ketatnya pemeriksaan di pos penyekatan. Juga, sikap petugas yang tegas. Mereka tidak memberikan izin kepada kendaraan yang akan masuk ke Jakarta tanpa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
"Pengecekan SIKM itu sudah menjadi standar pengecekan di setiap pos penyekatan, petugas juga sudah baik dengan menggunakan APD memeriksa kendaraan dan memeriksa suhu tubuh penumpang," tuturnya.
Kakorlantas berharap masyarakat semakin aktif berperan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan menaati peraturan-peraturan yang dibuat pemerintah.
Baca juga : Tanpa SIKM, Pemudik Tak Bisa Masuk Jakarta
"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini adalah betul-betul mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa. Semoga pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.