BREAKING NEWS
 

Di Thamrin-Sudirman Ditiadakan, Eh Bikin Di 32 Lokasi Lain

Dipecah Sampai Berapa Pun CFD Pasti Mancing Kerumunan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 27 Juni 2020 07:35 WIB
Bukan hanya warga Jakarta yang tumpahruah saat Car Free Day. Tapi juga pesepeda dari daerah penyangga, seperti Bekasi, Tangerang Selatan, dan Depok.(Foto Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka)

 Sebelumnya 
Rinciannya, CFD disebar di Jakarta Pusat (8 lokasi), Jakarta Barat (8), Jakarta Utara (6), Jakarta Timur (5) dan Jakarta Selatan (5).

Dari jumlah di atas, menurut Syafrin, ada tujuh lokasi yang sering dijadikan CFD di lima wilayah Jakarta, selain Jalan Sudirman­Thamrin. Namun CFD di lokasi alternatif ini tidak digelar rutin. Kemudian selebi­hnya adalah lokasi­-lokasi yang baru ditetapkan.

Yang sering digunakan untuk adalah Jalan Suryo Pranoto, Sisi Danau Sunter Selatan, Jalan Ga­ jah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pemuda, Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jalan Percetakan Negara 2.

Baca juga : DKI Jakarta Jangan Sampai Ketularan Virus Jalan Rusak

Sedangkan lokasi baru adalah Jalan Pejagalan Raya, Jalan Pa­seban Raya, Jalan Zamrud Raya, Jalan Pramuka Sari I, Jalan Danau Tondano, Jalan Amir Hamzah, Sisi Inpeksi Kali Sunter Rawa Badak Selatan, Jalan Kelapa Hi­brida Sukapura, Jalan Pulau Maju Bersama, Jalan Benyamin Sueb, Jalan Arteri Pegangsaan Dua, Jalan RA Fadillah, Jalan Inspeksi Kanal Banjir Barat (KBT), Jalan Raden Inten, Jalan Bina Marga, Jalan Sultan Iskandar Muda ­ Arteri Pondok Indah, Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Jalan Ke­sehatan Raya, Jalan Cipete Raya, Jalan Puri Harum, Jalan Puri Ayu, Jalan Puri Elok, Jalan Puri Molek, Jalan Puri Ayu 1, dan Jalan Puri Molek 1.

“Jalan-­jalan tersebut ditutup otomatis. Warga diperbolehkan berolahraga di area itu, sepeda, joging, dan jalan kaki. Wajib pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun. Masing­-masing wilayah menyiapkan tempat cuci tangan, spanduk, ada toa untuk mengingatkan pengunjung dan petugas yang berjaga. Pedagang masih dilarang,” terang Syafrin.

Dua Orang Reaktif

Baca juga : RBM Perkuat Pasar Susu Kambing Kemasan Bubuk

Sebanyak 350 orang dari seki­tar 40.000 warga yang hadir saat CFD Minggu lalu itu menjalani rapid test yang digelar Polda Metro Jaya.

Sebanyak dua orang dilapor­kan reaktif Covid­19. Kedua warga tersebut langsung men­jalani pemeriksaan dengan me­tode polymerase chain reaction (PCR) atau swab dan isolasi di rumah sakit sembari menunggu hasil swab.

“Kami langsung swab test dan sampelnya diberikan ke Rumah Sakit Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Kalau positif (Covid­19), akan kami rawat di sana,’’ ungkap Kepala Pusat Ke­ dokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen Rusdianto.

Baca juga : Banyak Aspirasi Warga Dicuekin Pemprov DKI

Berdasarkan catatan Dis­hub DKI Jakarta, yang mengha­ diri CFD sekitar 21.200 pejalan kaki dan 18.800 pesepeda.

Sejumlah pelanggaran pun ter­ jadi saat CFD itu. Seperti hadir­nya lanjut usia dan anak-­anak di bawah sembilan tahun, warga yang berkerumun, tak memakai masker, hingga banyak peda­gang minuman yang menjajakan dagangannya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense