BREAKING NEWS
 

Anggaran Gede Tapi Penanganan Tak Tuntas

Warga Ibukota Bete Jadi Langganan Banjir

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Jumat, 13 November 2020 05:29 WIB
Ilustrasi warga menggendong bayi menerobos banjir yang merendam Kawasan RT 08 RW 04 Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (1/1). (Foto : Rakyat Merdeka/Rizky Syahputra)

 Sebelumnya 
Digunakan Bebasin Lahan

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini menjelaskan, sebagian besar anggaran penanggulangan banjir sebesar Rp 4,05 triliun dalam KUA-PPAS Rancangan APBD 2021 itu akan digunakan untuk pembebasan lahan demi pelebaran kali dan pembangunan waduk.

Selain itu, lanjutnya, untuk pembangunan dan rehabilitasi sistem polder pengendali banjir, revitalisasi pompa pengendali banjir, pembangunan tanggul pengaman pantai atau National Capital Integrated Coastal Deve- lopment (NCICD), pembangunan drainase vertikal, perencanaan dan pengembangan flood supporting information system, dan penataan kawasan Kota Tua.

Baca juga : Menko PMK: Pembangunan Keluarga Tentukan Kemajuan Bangsa

“Untuk pekerjaan hingga akhir tahun ini, kita fokus pada pengerukan waduk, situ, embung yang telah dilaksanakan dari Maret,” tandas Juaini.

Minim Inovasi

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti, Nirwono menilai, Pemprov DKI Jakarta minim inovasi untuk pengendalian banjir. Menurutnya, pengerukan waduk, sungai, dan saluran yang digembar-gemborkan sesungguhnya hanyalah program rutin yang memang mesti dilakukan saat musim kemarau dan musim hujan.

Baca juga : Politisi Kebon Sirih Ogah Cuma Jadi Lembaga Stempel

“Tidak ada terobosan. Artinya, warga yang tinggal di kawasan rawan akan tetap terdampak banjir, dan bisa lebih parah. Karena tidak diantisipasi yang lebih signifikan,” tegasnya.

Dia berharap, saat penanganan Covid-19 seperti sekarang ini, Pemprov DKI tetap bisa fokus eksekusi sejumlah program pengendalian banjir. Seperti pembenahan sungai dengan normalisasi atau naturalisasi, revitalisasi situ,danau, embung, waduk, rehabilitasi saluran air, dan memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hal penting lainnya, lanjut Nirwono, mempersiapan tempat evakuasi untuk korban banjir. Siapkan penampungan yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, sehingga warga tidak terpapar Virus Corona saat berada di pengungsian. [RMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense