RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merespons keluhan warga atas aksi derek liar yang nyariin mangsa di Jalan Tol Halim, Jakarta Timur. Hanya hitungan jam, satu dari empat tersangka derek liar diringkus di KM 10 Tol Cikunir arah Bekasi, Jawa Barat.
Untuk diketahui, aksi pemaksaan oleh derek liar viral di berbagai akun media sosial. Kejadiannya Rabu (14/4) kemarin di Exit Tol Halim, Jakarta Timur. Dalam video yang ramai jadi perbincangan ini, pelaku berjumlah empat orang memaksa dengan memggedor-gedor kaca jendela truk yang lagi mogok. Bukannya menolong, para pelaku mengintimidasi dan memaksa pengemudi truk membuka pintu kendaraan.
Baca juga : Kurang Dari 2 Jam, PLN Berhasil Pulihkan Listrik Malang
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo memaparkan, penangkapan dilakukan saat pihaknya sedang menggelar patroli. Petugas melihat mobil derek komplotan yang viral ini dan segera menghentikannya.
"Saat diberhentikan, ada empat orang melompat. Tiga meloloskan diri, satu berhasil kami tangkap," ujar Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Baca juga : 2 Jenazah Guru Yang Ditembak KKB, Berhasil Dievakuasi Dari Beoga
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menambahkan, polisi menyita mobil derek ilegal milik tersangka.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pajak mobil mati sejak tahun 2012. Tersangka juga tidak memiliki SIM D1 yang diperuntukkan untuk membawa mobil derek.
Baca juga : Pasang Iklan Di Facebook, China: Muslim Uighur Bahagia Di Xinjiang
"SIM yang digunakan ini SIM A untuk kendaraan biasa roda empat, bukan peruntukan mobil derek," tambah Yusri.
Kepolisian sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka berinisial YJ. Sembari mengejar komplotan tersangka lainnya, polisi memproses tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.