BREAKING NEWS
 

Sekjen Kemenkes: Kelelahan Jadi Pemicu Meninggalnya Petugas Pemilu

Reporter : MARULA SARDI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 14 Mei 2019 09:45 WIB
Sekjen Kemenkes RI Oscar Primadi. (Foto; Humas Kemenkes)

 Sebelumnya 
Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi stroke sebesar 10,9 perseribu penduduk, meningkat dari angka Riskesdas 2013 yang hanya 7 perseribu penduduk. Penyakit jantung 1,5 % pada Riskesdas 2018, sementara Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi jantung koroner berdasarkan pernah didiagnosis dokter di Indonesia sebesar 0,5%, dan berdasarkan diagnosis dokter atau gejala sebesar 1,5 %. Prevalensi gagal jantung berdasarkan pernah didiagnosis dokter di Indonesia sebesar 0,13 persen, dan berdasarkan diagnosis dokter atau gejala sebesar 0,3%.

Baca juga : TKN Siap Lawan Sengketa Pemilu

Untuk hipertensi Riskesdas 2018 menunjukkan angka 8,4% berdasarkan diagnosis dokter, dan 8,8% diagnosis berdasarkan dokter atau minum obat antihipertensi. Sementara pada Riskesdas 2013 menunjukkan 9,4% diagnosis dokter dan 9,5% diagnosis berdasarkna dokter dan minum obat antihipertensi.

Baca juga : Desmond Merasa Lucu dengan Gaya Para LSM

Oscar juga mengatakan TPS yang banyak polusi asap rokok dapat memperburuk kondisi kesehatan petugas.
Namun demikian, sebelum pelaksanaan pencoblosan pada 17 April 2019, Kemenkes sudah berkomunikasi dengan teman-teman daerah, di dinas kesehatan dan rumah sakit untuk waspada.

Baca juga : Kemenangan Jokowi-Maruf Cuma Tinggal Diumumkan Secara Resmi

“Kemudian pada 22 April 2019, Kemenkes menegaskan dengan surat edaran untuk membantu mem-back up teman-teman (petugas Pemilu) yang bertugas di lapangan untuk menyiapkan posko kesehatan dan Alhamdulilah itu bergerak seluruh Indonesoa dan kita back up betul,” ucap Oscar. [MRA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense