Sebelumnya
“Semoga Holding BUMN Pangan dapat memberikan peran lebih bagi ekosistem pangan nasional. Sehingga dapat hadir di tengah masyarakat Indonesia,” kata dia.
Arief mengaku, sebelumnya pihaknya sudah melakukan inovasi. Dia menontohkan karya-karya inovasi BUMN Muda Holding BUMN Pangan Group. Di antaranya inovasi kemasan beras premium dalam galon kontainer. Hal ini sebagai strategi marketing yang menyasar masyarakat perkotaan modern yang serba praktis.
Kemudian, teknologi digitalisasi di industri garam dengan pemanfaatan kombinasi Technology of Digital Image Processing & Smart Sensor System solusi UAV 3in1Salt sebagai masa tentu panen.
Baca juga : Tolong Jangan Hobi Menimbun Vaksin Ya, Nanti Bisa Muncul Varian Baru Lagi
Serta monitoring kualitas dan kuantitas garam pada proses produksi garam. Ini berfungsi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam yang dihasilkan secara efisien.
Inovasi karya lainnya, pemanfaatan by product Gula D & C menjadi produk kecap yang rendah kalori dan brown sugar low calory. Dengan inovasi itu, pruduk itu memiliki nilai tambah sehingga meningkatkan hilirisasi produk pangan.
Ia berharap, seluruh BUMN Muda lainnya dapat secara berkelanjutan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk memajukan sektor pangan Indonesia.
Baca juga : Sandiaga: Pemerintah Memang Harus Cepat Beradaptasi Pivotnya Harus Lincah
Sebagai informasi, Holding BUMN Pangan terbentuk usai Kementerian BUMN mengalihkan saham lima BUMN sektor pangan ke RNI. Penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah antara RNI dan kelima BUMN sektor pangan telah dilakukan pada Jumat (7/1).
Kelima BUMN tersebut yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia/PPI (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Perikanan Indonesia (Persero), PT Berdikari (Persero) dan PT Garam (Persero).
Adapun, pengalihan saham dilakukan setelah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 118 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam modal saham PT RNI (Persero). [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.