BREAKING NEWS
 

Cegah Omicron Meluas, BIN Gelar Vaksinasi Anak Dan Lansia Di 12 Provinsi

Menunda Vaksin Menanti Petaka

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 29 Januari 2022 08:08 WIB
Disaksikan Kepala BIN, Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, petugas kesehatan dari BIN mengecek kondisi kesehatan seorang nenek, sebelum menyuntikkan vaksin Covid-19. Kemarin, BIN secara serentak melakukan vaksinasi ke lansia dan anak-anak di 12 provinsi. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Lebih banyak orang yang terpapar Omicron dirawat di rumah atau menjalani isolasi mandiri,” kata Budi.

Karena itu, lanjut Budi, pemerintah melakukan strategi berbeda dalam menghadapi Omicron. Kasus Omicron cenderung bisa sembuh tanpa harus dirawat di RS. Berbeda dengan varian Delta yang membutuhkan kapasitas RS yang tinggi.

Ia pun memastikan kapasitas rumah sakit saat ini masih tersedia. Kapasitas tempat tidur isolasi yang sudah siap pakai ada sekitar 80.000. Adapun kapasitas nasional ruang isolasi sekitar 120.000-130.000. Sementara data per 26 Januari 2022, ada 7.688 pasien yang dirawat karena Corona di seluruh Indonesia. Sementara yang dirawat di ICU sekitar 400 orang.

Baca juga : Omicron Meningkat, Bos KSPSI Sarankan PTM Dihentikan Sementara

“Sebagian pasien yang masuk rumah sakit, sejauh ini seharusnya bisa dirawat secara mandiri di rumah,” tegasnya.

Soal penambahan kasus Omicron, eks Dirut Bank Mandiri ini meminta masyarakat tak panik. Ia mengaku, telah melakukan riset kecil-kecilan terhadap pasien Omicron. Sampai saat ini, total pasien yang kena Omicron sebanyak 1.988 orang. Dari jumlah tersebut, 765 orang sudah sembuh.

Total pasien Omicron yang dirawat di RS ada 854 orang. Dari 854 pasien yang dirawat, 461 orang asimtomatik atau tanpa gejala, bergejala ringan 334, bergejala sedang 54 orang, dan hanya 5 orang bergejala berat. Terapi oksigen yang diberikan terhadap pasien yang dirawat sebanyak 54 pasien mendapatkan nasal kanul, 1 simple mask, HFNC 1, ventilator 3, dan selebihnya tanpa terapi oksigen sebanyak 795. “Hasil riset ini memperkuat anggapan bahwa varian Omicron lebih ringan dari varian lain,” ujarnya.

Baca juga : Gerak Omicron Kita Persempit

Sampai kemarin, total ada 3 pasien Omicron yang meninggal. Pasien tersebut dirawat di RS Sari Asih Ciputat, RSPI Sulianto Saroso, dan RSJPD Harapan Kita. Ketiga pasien yang meninggal dunia berusia 54 tahun (sudah 2 kali vaksin), 64 tahun (belum divaksin sama sekali), dan 78 tahun (sudah mendapatkan booster).

Menghadapi kondisi ini, Budi meminta pemerintah daerah mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk lansia. Pasalnya, masih banyak daerah melaporkan realisasi vaksinasi lansia yang rendah. Padahal, lansia merupakan golongan yang paling rentan mengalami fatalitas ketika tertular Omicron.

“Pada kesempatan kali ini saya minta tolong untuk bisa mendorong daerah-daerah yang masih rendah vaksinasi masyarakat lansianya untuk bisa dipercepat,” kata Budi.

Baca juga : Omicron Menggila, PM Selandia Baru Jacinda Ardern Batalkan Pesta Pernikahan

Realisasi vaksinasi lansia untuk dosis kedua secara nasional pun cenderung stagnan. Berdasarkan data Kemenkes, realisasi dosis kedua baru mencapai 47,47 persen dari target 21.553.118.

“Saya minta kepala daerah untuk segera melakukan vaksinasi semua masyarakat lansia mereka karena penting sekali ini masyarakat yang lansia divaksinasi untuk melindungi mereka,” kata Budi. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense