Sebelumnya
Dewan Pers cukup adaptif dengan perubahan ini?
Alhamdulillah, semuanya sudah bisa berjalan dengan baik, karena semua melakukan perubahan itu. Dari situ pulalah tema besar pada beberapa waktu lalu sebelum Covid, yaitu transformasi digital itu semakin urgent.
Sebab, memang pada saat yang seperti ini, layanan yang bisa kita lakukan adalah layanan yang berbasis digital, atau elektronik services. Dewan Pers pun, mau nggak mau dan alhamdulillah jauh sebelum Covid kita sudah mencanangkan transformasi digital. Lainnya berjalan normal, misalnya aduan selalu ada. Prinsipnya semua bisa diselesaikan secara baik.
Baca juga : Jadi Ketua Kelas, Pram Bongkar Rahasia Dapur Kabinet Jokowi
Pengaduan semasa pandemi naik atau turun?
Karena lalu lintas informasi semakin kuat, potensi pelanggaran pun semakin kuat pula. Aduan pun semakin meningkat. Oleh karena itu, cara penyelesaian pun berubah. Kalau pakai metode lama, tak cukup untuk mengelolanya.
Seperti apa metode barunya?
Baca juga : Ketuaan, Hibah Kapal Korvet Sebaiknya Ditinjau Ulang
Perlu semacam machine learning itu. Kalau ada aduan kan bisa kita pelajari. Aduan yang paling banyak seperti apa sih dan seterusnya. Tugas kami kan mediasi. Antara yang mengadukan dengan yang diadukan.
Kalau itu sudah ketemu formulanya, rumusnya, maka akan cepat. Kalau ada persoalan baru, itu yang perlu perhatian khusus. Kalau yang sudah rutin, bisa belajar dari waktu yang lalu.
Machine learning sudah jalan?
Baca juga : Jadi Dewan Penasihat, Ridwan Kamil Siap Berkontribusi Di ICMI
Masih persiapan. Tapi, meskipun belum memakai machine learning, kita bisa mempelajari, kalau kasusnya begini jawabannya ini. Kalau sudah banyak kasusnya, yang sama. Sehingga kita hanya memikirkan kasus yang khusus kalau masalahnya baru.
Misalnya, dulu kasusnya A, jawabannya X. Maka, kalau sekarang kasusnya A, bisa jadi jawabannya juga X. Ngapain susah-susah. Intinya yang penting antara yang diadukan dengan pengadunya itu bisa saling memahami. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.