Sebelumnya
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, bahasa menunjukkan peradaban dan budaya serta tradisi yang harus dilestarikan. "Mari kita jaga kelestarian bahasa daerah kita masing-masing. Tetap lestarikan dan jangan sampai punah," ajaknya.
Upaya Kemendikbudristek untuk merevitalisasi bahasa daerah pun banyak mendapat dukungan. Salah satunya dari Asistant General For Education UNESCO, Stefania Giannini.
Baca juga : Perhelatan kG20, Kemendikbudristek Perjuangkan 4 Agenda Prioritas Pendidikan
Ia mengatakan, jika bahasa daerah berada dalam kondisi kritis, maka budaya dunia dan sistem pengetahuan leluhur ikut terancam punah.
Perlindungan dan pelestarian bahasa, dilakukan untuk menjamin hak masyarakat adat untuk melestarikan, merevitalisasi, dan mempromosikan bahasa mereka. Juga mengarusutamakan keragaman bahasa dan multibahasa ke dalam semua pembangunan berkelanjutan yang berjalan.
Baca juga : Bertemu Menlu Perempuan Negara Pasifik, Retno Marsudi Bahas 4 Hal
"Kita harus memastikan bahwa teknologi digital mendukung penggunaan dan pelestarian bahasa dan keragaman bahasa ini," ujarnya.
Senada, Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyampaikan,momen Hari Bahasa Ibu Internasional harus dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk melestarikan dan mengajarkan bahasa daerah kepada generasi muda.
Baca juga : Besok, Mendikbudristek Umumkan Agenda Prioritas G20 Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan
"Ini bagian dari menciptakan generasi yang cinta, dan punya karakter terhadap dirinya. Karena itu, kembali ke bahasa daerah menjadi bagian dari upaya kita (pemerintah) untuk mencetak anak-anak kita untuk berkarakter sebagaimana bahasa ibunya,” ujar Syaiful. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.