BREAKING NEWS
 

Spread Effect IKN Bagi Intelligent City Tanah Air

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 1 Maret 2022 13:25 WIB
Desain IKN Nusantara di Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
BG menjelaskan, gagasan Intelligent City telah diterapkan di berbagai negara dan kota maju di dunia serta telah berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia. Kunci keberhasilan Intelligent City adalah kemampuan mengembangkan dan menerapkan teknologi yang notabene sebagai pondasinya. Intelligent city merupakan konsep smart city yang ditambahkan dengan upaya untuk mengubah/mentransformasi komunitas untuk menjadi lebih baik, lebih kreatif, dan terlibat dalam proyek-proyek pengembangan komunitas pintar yang dapat mendorong terciptanya suasana kota yang saling terkoneksi melalui dukungan teknologi.

BG menjelaskan, jika IKN ini mampu melaksanakan dan mewujudkan visinya sebagai daerah Intelligent City, maka akan menjadi role model bagi daerah lain di seluruh Tanah Air. “Penerapan Intelligent City di daerah-daerah di Indonesia ini menjadi penting dilakukan dalam upaya menigkatkan kualitas sumber daya manusia dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan,” kata BG.

Baca juga : IKN Dari Perspektif Intelijen Dan Keamanan

Meskipun Indonesia mengenal dan berusaha untuk mengimplementasikan Intelligent City beberapa tahun terakhir dan tergolong baru, namun banyak daerah yang telah mengusung kota atau daerah Intelligent City, meskipun belum sepenuhnya berhasil. Menurut BG, penerapan konsep Intelligent City juga sekaligus upaya untuk mensejajarkan dengan Ibu Kota Negara lain yang telah mengusung kosep serupa. Seperti Putrajanya, Malaysia, yang telah mengusung Intelligent City, kota otonom Sejong, Korea Selatan, dengan Eco-City, atau Smart City yang telah direncanakan oleh calon Ibu Kota baru Mesir, El Alamein.

Tidak hanya sebagai prototype bagi daerah lain dalam mengembangkan Intelligent City, IKN juga dapat mendorong lahirnya kepala daerah terbaik dengan visi teknokratik untuk meniru Nusantara sebagai benchmark nasional. “Keberhasilan pemimpin IKN juga akan menjadi teladan bagi pemimpin daerah lain dalam menyelenggarakan pemerintahannya,” ujar BG.

Baca juga : Lawan Bali United, Pesut Etam Tanpa 4 Pilar

Selain itu, lanjut BG, pendirian IKN saat ini merupakan momen yang tepat di tengah Indonesia memilik bonus demografi. Pada satu sisi, bonus demografi yang ditandai dengan penambahan penduduk usia produktif merupakan window of opportunity (keuntungan) yang tidak terelakkan bagi Indonesia. Peningkatan usia produktif akan menggerakan roda perekonomian dan meningkatkan PDB (Produk Domestik Bruto).

Namun, di sisi lain, menurut BG, bonus demografi bisa menjadi beban dan boomerang apabila usia produktif memiliki kompetensi rendah dan tidak difasilitasi dengan lapangan kerja yang memadai. Melalui pembangunan IKN baru, maka dapat mencegah terjadinya brain drain (kehilangan sumber daya produktif) di tengah bonus demografi ini. “IKN barusaha meciptakan pusat pertumbuhan baru yang dapat bermafaat bagi penyerapan banyak tenaga kerja sehingga brain drain dapat dicegah,” tambah BG. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense