BREAKING NEWS
 

Relevansi Platform Merdeka Mengajar Di Era Digital

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 3 Maret 2022 15:55 WIB
Fahmi Syahirul Alim (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Nadiem menyebutkan beberapa keunggulan Kurikulum Merdeka. Salah satunya, lebih sederhana dan mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Kemudian, tenaga pendidik dan peserta didik akan lebih merdeka. Bagi peserta didik, tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya. Sedangkan bagi guru, mereka akan mengajar sesuai tahapan capaian dan perkembangan peserta didik. Lalu sekolah memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik.

Selain penerapan kurikulum merdeka yang harus kita jajaki dan pelajari, yang patut kita cermati di era digital ini yaitu ketika Nadiem mengimbau para guru dan kepala sekolah agar dapat mempelajari pilihan-pilihan kurikulum dan informasi lebih mendalam tentang Kurikulum Merdeka dari Platform Merdeka Mengajar dan kurikulum.kemdikbud.go.id.

Baca juga : Merdeka Belajar Sejalan Dengan Pendidikan Islam

Platform Merdeka Mengajar yang dibuat tim Kemendikbudristek dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka menunjukkan urgensi dan relevansinya di era digital ini. Platform Merdeka Mengajar yang bisa diunduh dan dioperasikan dengan gawai dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman untuk menerapkan Kurikulum Merdeka.

Selain itu, Platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila. Dengan tagline mengajar, mengajar dan berkarya, Platform Merdeka Mengajar memiliki tiga fungsi. Pertama, menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Sebagai contoh, saat ini tersedia lebih dari 2000 referensi perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.

Baca juga : PNM Gelar Pelatihan Petani Kopi Nasabah Mekaar Di Kintamani

Kedua, memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun. Sebagai contoh, guru bisa mendapatkan beragam video inspiratif untuk mengembangkan diri dengan akses tidak terbatas.

Ketiga, mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik. Contohnya, guru dapat membangun portofolio hasil karyanya agar dapat saling berbagi inspirasi dan berkolaborasi.

Baca juga : Jepang Kutuk Serangan Rusia Di Ukraina

Hadirnya Platform Merdeka Mengajar dalam mendukung Kurikulum Merdeka semakin menunjukkan relevansi dan urgensinya dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan dunia pendidikan di era digital. Kepraktisan, kecepatan, dan tersedianya konten-konten menarik adalah suatu keniscayaan di era digital ini. Semoga dengan adanya Platform Merdeka Mengajar, Kurikulum Merdeka semakin mudah diterima dan dicerna oleh insan pendidikan dan masyarakat luas pada umumnya.***

Penulis: Deputi Program Internasional Centre for Islam and Pluralism

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense