BREAKING NEWS
 

Waspada Kasus Naik Di 5 Provinsi Jawa-Bali

Eits, Jangan Dikira Covid Sudah Pergi

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 13 April 2022 07:35 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Dok. Kemenkes)

 Sebelumnya 
Kasus kematian juga menurun sebanyak 33 persen, dari sekitar 100, menjadi 75 jiwa.

Sedangkan angka positivity rate alias proporsi orang positif dari keseluruhan orang yang dites dalam sepekan terakhir mencapai 4,6 persen. Sementara positivity rate harian sebesar 3 persen.

Baca juga : Alhamdulillah, Penanganan Covid-19 Semakin Membaik

“Angka ini sudah di bawah angka World Health Organization (WHO) yaitu 5 persen,” ucapnya.

Kemudian, pada indikator perawatan rumah sakit dan isolasi berada pada angka 6,67 persen. Angka ini, juga di bawah standar WHO yang mematok ambang batas 10 persen.

Baca juga : Waspada, Puncak Arus Mudik Dan Balik Berpotensi Jadi Klaster Covid-19

Selain itu, Nadia juga memastikan, sampai saat ini Covid-19 varian X yaitu, XE, XD dan XF masih belum terde­teksi di Indonesia. Pemerintah masih terus mewaspadai dan melakukan pemantauan lewat tes Whole Genome Sequencing (WGS).

Dalam pandangannya, ketiga jenis subvarian itu tidak memiliki perbedaan gejala yang khusus. Menurut Nadia, ini karena ketiganya masih sejenis dengan varian Omicron. Hanya saja, sudah memiliki campuran materi genetik dari varian lain.

Baca juga : Airlangga: Transisi Komunitas Dan Kasus Konfirmasi Di Luar Jawa Bali Turun, Kematian Terkendali

Kemunculan subvarian XE, XD, dan XF diduga dari seseorang yang terinfeksi dengan dua varian Omicron-Delta atau dua subvarian Omicron sekaligus dalam waktu bersamaan.

“Jadi, sebenarnya subvarian ini masih satu jenis yang sama dengan varian Omicron. Tapi, kemungkinan seseorang terinfeksi dengan dua jenis varian Delta dan Omicron yang mem­bentuk subvarian ini,” tandas Nadia. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense