BREAKING NEWS
 

2 Subvarian Omicron Dominasi New York

Prof. Tjandra Ingatkan Pentingnya Surveilans, Cara Pengendalian Tetap Sama

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 19 April 2022 10:09 WIB
Prof. Tjandra Yoga Aditama (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama menyoroti fakta kemunculan dua subvarian Omicron, BA.2.12 dan BA.2.12.1 yang telah diumumkan Departemen Kesehatan negara bagian New York, Amerika Serikat, Rabu (13/4).

Subvarian ini sudah dominan karena telah merajai hingga 80,6 persen dari kasus Covid-19 di seluruh negara bagian New York.

Selain itu, subvarian ini juga diprediksi lebih cepat tumbuh, dengan growth advantage di kisaran 23–27 persen di atas varian BA.2 yang biasa.

Baca juga : Musim Haji Sebentar Lagi, Prof. Tjandra Ingatkan 3 Hal Penting Ini, Nomor Satu Vaksinasi Covid

"Diperkirakan, subvarian menjadi penyebab utama kenaikan kasus di New York," kata Prof. Tjandra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/4).

Pada Maret lalu, kemunculan BA.2.12 dan BA.2.12.1 meliputi lebih dari 70 persen prevalensi kasus di Central New York. Angkanya naik menjadi lebih dari 90 persen pada April ini.

Namun, belum diketahui, apakah subvarian ini berpotensi memicu Covid gejala berat atau tidak.

Baca juga : Libur Lebaran Dan Cuti Bersama, Puan Ingatkan Pemda Antisipasi Keramaian Di Tempat Wisata

"Sejauh ini, belum ada laporan, apakah sub varian baru ini menimbulkan penyakit yang lebih berat atau tidak. Pihak Departemen Kesehatan setempat masih memonitornya dengan seksama," jelas Prof. Tjandra, yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI/Guru Besar FKUI.

Prof. Tjandra menambahkan, kedua subvarian baru itu dapat ditemukan karena pemerintah setempat melakukan surveilans secara ketat (termasuk pada limbah di kota), dan menganalisanya dengan amat seksama.

Adsense

Sehingga, akan lebih baik, jika Indonesia juga meningkatkan kemampuan surveilans di berbagai tingkatannya.

Baca juga : Kepala BPIP Ingatkan Pentingnya Kebhinekaan Dan Moderasi Beragama

Meski subvarian itu tergolong anyar, Prof. Tjandra menyebut tidak ada yang berubah dalam cara penanggulangan Covid. Masih tetap sama. 

Ada lima cara terkait hal tersebut. Pertama, vaksinasi. Tentu, termasuk booster. Kedua, lakukan tes bila ada kecurigaan terpapar, ada gejala, atau sesudah bepergian.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense