RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendukung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, Jenderal Sigit ambil langkah tepat dalam penanganan kasus pembunuhan di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Diketahui, salah satu langkah yang diambil Kapolri adalah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi dari pihak internal maupun eksternal. Harapannya, proses penanganan mulai dari penyelidikan hingga penyidikan bisa dilakukan profesional dan akuntabel.
"Sudah tepat yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dengan membentuk tim investigasi yang terdiri orang-orang kredibel yang dipimpin oleh Komjen Gatot Eddy," kata Mahfud MD dalam keterangannya dari Madinah, Arab Saudi, Rabu (13/7).
Baca juga : Kosgoro 1957 Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Baku Tembak Sesama Polisi
Ditegaskan, langkah Kapolri sudah on the track. Mahfud berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas. "Itu sudah mewakili sikap dan langkah Pemerintah, sehingga Kemenko Polhukam akan mengawalnya," tuturnya.
Dalam penjelasannya, Mahfud memandang kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, banyak kejanggalan.
"Kasus ini memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul dari proses penanganan, maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya," terang Mahfud.
Baca juga : Kasus Adu Tembak Polisi, IPW Dorong Kapolri Periksa Kadiv Propam
Selain membentuk Tim Investigasi Khusus internal, Kapolri juga sudah mengumumkan untuk menggandeng Kompolnas dan Komnas HAM agar membantu mengungkap kasus ini secara terang.
Tidak hanya itu, Mahfud mengatakan, dalam kasus ini, kredibilitas POLRI dan Pemerintah menjadi taruhan. Sebab dalam lebih dari setahun terakhir, POLRI selalu mendapat penilaian atau persepsi positif yang tinggi dari publik, sesuai hasil berbagai lembagai survei. Kinerja positif pemerintah dikontribusikan secara signifikan oleh bidang politik dan keamanan, serta penegakan hukum.
"Apalagi hasil survei terakhir Indikator Politik yang baru diumumkan kemarin mengatakan begitu," imbuhnya.
Baca juga : Biar Nggak Ada Curiga, Buka Semua Jenderal..!
Mahfud MD juga meminta agar Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengawal betul kasus tersebut sampai tuntas. "Sebagai Ketua Kompolnas, saya sudah berpesan kepada Sekretaris Kompolnas Benny J. Mamoto untuk aktif menelisik kasus ini, bantu Polri membuat perkara menjadi terang," pungkasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.