BREAKING NEWS
 

Kalau Daya Listrik 450 VA Dihapus

Beban Rakyat Makin Sempurna

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 15 September 2022 08:05 WIB
Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta, Rabu (14/9). (Foto: RIZKI SYAHPUTRA / RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Anggaran (Banggar) DPR mengusulkan agar daya listrik 450 volt ampera (VA) dihapus untuk kelompok rumah tangga miskin. Sebagai gantinya, kelompok rumah tangga miskin akan dialihkan secara bertahap menggunakan daya listrik 900 VA.

Akun keripikpedas.idn mengunggah postingan seorang netizen di akun @ malakmalakmal yang berisi sindiran ter­hadap Banggar DPR yang mengusulkan penghapusan listrik daya 450 VA. Isinya; cakep totalitas menyusahkan rakyat.

“Makin menyengsarakan,” ujar keripikpedas.idn dalam caption-nya.

Baca juga : Relawan Anies Belum Mikirin Ke Lain Hati

Akun @BanggaiKlik mengatakan, masyarakat khususnya para pelanggan PLN tidak akan lagi dapat menikmati listrik kategori daya 450 VA. Pasalnya, Pemerintah bersama DPR telah bersepak­at untuk menghapuskan listrik dengan daya 450 VA dan dialihkan ke 900 VA.

“Ada pemaksaan kenaikan daya listrik dari 450 VA ke 900 VA dan 900 VA ke 1.200 VA karena PLN kelebihan sup­ply, karena pembangkit swasta. Artinya rakyat dipaksa bayar listrik milik swasta,” ujar @msaid_didu.

“Konsumen tidak langsung beli listrik ke swasta, tapi listrik swasta dijual ke PLN dulu barulah dari PLN dijual ke konsumen,” timpal @LemurBegu.

Baca juga : Anies Makin Tenar

Akun @BontoSasmito menyebut aneh kalau PLN bilang ada kelebihan suplai listrik. Karena faktanya, kata dia, di pedesaan kalau mati lampu bisa berjam-jam lamanya.

“Setelah harga BBM naik, subsidi lis­trik juga mulai dipangkas. Keren pejabat sekarang gaji gede kinerjanya cuma kor­banin rakyat,” kritik @Khairun_nizam.

“Pokoknya diperas sampai tinggal am­pas, semua dihajar tanpa pandang bulu,” ujar @Annusi_yeo. “Rakyat kembali menjerit,” tambah @syafirial_uzaldy.

Baca juga : Titik Nol Sepaku Harus Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Akun @hamas191 menyebut, naiknya daya listrik karena ambisi Presiden Jokowi-JK dengan mega proyek listrik 35 MW. Sehingga, kata dia, dibuatlah pembangkit listrik independen di mana kapasitas terpasang lebih besar dari kapasitas terpakai.

“Sementara investor minta dibayar biaya investasi terpasang. Biar tekor asal kesohor,” tukasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense