BREAKING NEWS
 

Tersangka Suap, Tapi Ngeyel

Enembe Sahabat Tito Bukan Hoaks

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 23 September 2022 06:55 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (Foto: Pemprov Papua)

 Sebelumnya 
“Benar surat panggilan sebagai tersangka sudah dikirimkan tim penyidik KPK. Pemeriksaan diagendakan Senin, 26 September 2022 di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Ali berharap Enembe dapat memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut. Sehingga dapat memberikan keterangan kepada penyidik terkait kasus yang menjeratnya.

“Kami berharap tersangka dan penasihat hukumnya kooperatif hadir karena ini merupakan kesempatan untuk dapat menjelaskan langsung dihadapan tim penyidik KPK,” tutur Ali.

Baca juga : KPK Periksa Lukas Enembe Senin Pekan Depan

Menanggapi pemanggilan itu, penasihat hukum Enembe, Aloysius Renwari, menyampaikan kliennya tidak dapat memenuhi panggilan kedua KPK lantaran masih dalam keadaan sakit. Aloysius mengatakan pihaknya akan mengusulkan ke KPK agar Lukas Enembe diperiksa di kediamannya di Papua.

Aloysius menjelaskan kondisi kliennya saat ini masih dalam proses pengobatan. Enembe kini tengah dirawat di Papua setelah mengalami dua kali stroke dan penyakit gula. “Sekarang kan masih dalam pengobatan sakit. Kita mau bawa ke Singapura, (tapi) kan dicekal Imigrasi,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya akan memberikan surat keterangan medis Lukas Enembe kepada KPK. Surat medis sebagai bukti bahwa Lukas sedang sakit dan dalam perawatan karena mengalami sejumlah gangguan kesehatan.

Baca juga : Selangkah lagi, Tuchel Merapat Ke Munchen

“Beliau dirawat di rumahnya dalam keadaan sakit, kakinya bengkak tidak bisa jalan, tensinya tinggi. Ini kan stroke kedua Lukas Enembe,” katanya.

Di jagat maya, kasus ini menjadi perhatian netizen. Selebtwit Umar Hasibuan ikut mengomentari pernyataan Tito yang membantah terlibat dalam kasus ini. Ia ikut membagikan video yang berisi omongan Tito saat bicara di rapat Komisi II DPR.

“Jawaban Pak Tito atas tuduhan pengacara Lukas Enembe yang tuduh Pak Tito intervensi KPK untuk tetapkan LE TSK. Jawaban ini mudah-mudahan bisa menjawab semua tuduhan ke Pak Tito,” ujarnya, di akun @umarhasibuan75.

Baca juga : Berduka, Gubernur Sumbar Jadi Iman Shalatkan Sang Ayah

“Pernah menjabat di Papua bukan? Saat pilpres 2014 ,” kata @HamzaRasyidi. “Pernah menjabat Kapolda Papua 2012-2014.,” jawab @doncharbone. “Kelas receh model sambo aje gelagapan ini negeri, apalagi yang ini.,” sindir @FalsSuara.

Akun @enasronie berharap KPK bergerak cepat mengusut kasus ini. Ia khawatir, kasus ini akan berjalan lama karena tersangkanya mangkir terus. “Tangkap dulu semua yang terlibat, urusan lain biar berjalan sesuai proses,” ujarnya. “Buka selebar lebarnya pintu kasus Lukas, sebut sebanyak banyaknya siapapun yang terlibat. Mulai kasus Pemilukada hingga Pilpres....,” cuit @IpungLombok. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense