Dewan Pers

Dark/Light Mode

Transjakarta Minta Korban Pelecehan Di Bus Berani Melapor

Sabtu, 6 Agustus 2022 19:54 WIB
Salah satu petugas Transjakarta memakai papan yang berisi kampanye STOP Pelecehan Seksual di bagian depan dan belakang tubuhnya, di Halte Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (5/8). (Foto: Antara)
Salah satu petugas Transjakarta memakai papan yang berisi kampanye STOP Pelecehan Seksual di bagian depan dan belakang tubuhnya, di Halte Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (5/8). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Transportasi Jakarta menggelar kampanye Stop Pelecehan Seksual di Halte Bus Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (5/8). Para korban diimbau untuk berani melapor.

Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta, Yoga Adiwinarto mengimbau, pengguna layanan bus Transjakarta diminta melapor jika mengalami atau melihat tindak kejahatan seksual.

Berita Terkait : Ini Tujuan Puluhan Brimob Datangi Gedung Bareskrim

“Kami mengampanyekan mari bersama saling mengawasi pelanggan lain. Kita harus berani speak up saat ada pelanggan lain yang mungkin dilecehkan, kita harus membantu dan seandainya kita menjadi korban harus berani melapor kepada petugas," kata Yoga.

Selain sosialisasi ini, kata Yoga, pihaknya juga akan menambah petugas untuk mengawasi pelaku kejahatan seksual di armada bus Transjakarta maupun halte.

Berita Terkait : Pelaku Pelecehan Seksual Di Bus Bakal Dipidanakan

"Kami juga membuka layanan hotline di nomor 1500 102 selama 24 jam. Kami berkomitmen mengawal proses pelaporan kepada pihak berwajib," ungkapnya.

Ditambahkan Yoga, petugas Transjakarta telah dilatih sigap dalam menangani dan mengawasi pengguna baik di dalam bus maupun halte.

Berita Terkait : Gapura Nusantara Papua Barat Deklarasi Moeldoko Capres

"Mereka sudah mulai bertugas mengawasi pencegahan pelecehan seksual," tandasnya. ■