BREAKING NEWS
 

Dugaan Kriminalisasi Anies Perlu Di-Clear-kan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 2 Oktober 2022 07:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Isu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan dikriminalisasi KPK terkait kasus balapan mobil listrik Formula E, ramai dibahas di dunia nyata dan dunia maya, kemarin. Kriminalisasi ini, disebut-sebut untuk menjegal Anies sebagai capres. Agar isu ini tidak makin liar, KPK didesak segera meng-clear-kannya.

Kabar Anies akan dijadikan tersangka kasus Formula E diungkapkan Tempo. Dalam laporannya, Tempo menyebut, Ketua KPK Firli Bahuri mendesak satuan tugas penyelidik menaikkan status kasus Formula E ke tahap penyidikan. Padahal, lanjut laporan Tempo itu, dalam gelar perkara Rabu (28/9) yang dilakukan KPK, kasus Formula E belum cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan.

Namun, Firli katanya tidak puas, bersikukuh meminta untuk Anies segera ditetapkan sebagai tersangka Formula E. Status tersangka ini kudu tersemat ke Anies sebelum partai mendeklarasikan Anies sebagai capres 2024. Poros Gondangdia yang terdiri dari NasDem, PKS, dan Demokrat, rencannya mau deklarasi Anies capres November nanti.

Baca juga : MK Tolak Gugatan PKS Soal Ambang Batas Pencapresan

Dugaan kriminalisasi Anies oleh KPK pun menggema di dunia maya. Di media sosial Twitter, tanda pagar #SaveAniesBaswedan sempat trending topic, seharian kemarin. Hingga kemarin sore, cuitan tagar ini, mencapai 16.000 kali.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Prof. Nadirsyah Hosen dalam akun twitternya, @na_dirs menyebut, bahaya jika KPK ditarik ke politik praktis. "Nggak suka dengan Anies, silakan saja, tapi hak warga negara untuk maju di Pilpres sesuai persyaratan UU. Jangan sampai (siapapun capresnya) mau dijegal dengan cara kotor. Ada bukti kuat, silakan lanjutkan kasusnya. Nggak ada, ya stop," kicaunya.

@msaid_didu juga melambungkan tagar ini. "Apakah langkah Ketua @KPK_RI seperti ini sudah sesuai dengan harapan Pak @Fahrihamzah? Apakah praktek seperti ini yang dimaksud oleh Prof. @mohmahfudmd bahwa jika jadi target maka fasalnya gampang dicarikan? #SaveAniesBaswedan," cuitnya.

Baca juga : Dukung Pengembangan Anggur Nasional, Varietas Baru Didaftarkan Di Kementan

Akun @bos_sir mempertanyakan, kenapa Anies harus dikriminalisasi. “Anies adalah harapan rakyat, rekam jejak dan prestasi di Jakarta menunjukkan itu,” cuitnya. “Semoga pak Anies selalu dalam lindungan Allah SWT,” cuit @Mdy_Asmara1701.

Di dunia nyata, kritikan ke KPK tak kalah berisik. Mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto mengatakan, ada indikasi sangat kuat sekali keinginan sebagian pimpinan KPK untuk melakukan upaya ini. "Indikasi kuat politik kriminalisasi untuk menjegal dan menjagal ABW," kata Bambang.

Adsense

Jika benar, KPK telah diseret untuk ikut dalam permainan politik. Tudingan berbagai pihak soal nir-integritas sebagian pimpinan KPK dapat legitimasinya. Ini jelas makin menghancurkan kredibilitas kelembagaan KPK.

Baca juga : Keamanan Nasional Baik-baik Saja, DKN Tidak Diperlukan

Partai pendukung Anies juga ikutan komentar. Waketum NasDem, Ahmad Ali menyayangkan, jika kabar tersebut benar. Jika penegak hukum jadi alat, ini jelas membahayakan demokrasi.

"Cerita upaya atau ada orang yang memaksa menaikkan status Anies sebagai tersangka, ini perlu diklarifikasi teman-teman wartawan terhadap internal KPK. Kalau benar, maka ini akan membahayakan proses demokrasi," kata Ali.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense