Sebelumnya
Kirana Kotama ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi pemberian hadiahterkait penunjukan Ashanti Sales sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam pengadaan Kapal SSV untuk Pemerintah Filipina Tahun 2014. Kirana Kotama masuk ke dalam DPO KPK sejak 15 Juni 2017. Sampai saat ini, keberadaan Kirana tidak diketahui.
Adapun Bupati Mamberano Tengah Ricky Ham Pagawak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pindana pencucian uang. Dia diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Kabupaten Mamberamo Tengah.
Baca juga : KPK Sebut Buronan Korupsi e-KTP Paulus Tannos Ubah Identitas Di Negara Lain
Ricky melarikan diri saat penyidik melakukan penjemputan paksa ke Papua. Polda Papua menyebut Bupati Mamberamo Tengah dua periode itu didugakabur ke Papua Nugini. Sampai saat ini, pihak KPK masih melakukan pengusutan kasus ini.
Sebelumnya, KPK mengendus keberadaan Paulus Tannos di Thailand. Namun penangkapan terhadap Direktur PT Sandipala Arthaputra itu gagal, lantaran red notice terlambat dikirim. KPK perlu mengurus red notice ke Interpol lantaran Paulus telah mengganti namanya. Kini keberadaan Paulus tidak diketahui lagi.
Baca juga : Diungkap Pendiri KedaiKopi, Utang Anies Ke Sandi Sudah Kelar
Sementara buronan KPK Izil Azhar berhasil ditangkap di Aceh belum lama ini. Tersangka kasus suap proyek dermaga Sabang itu dikabarkan sempat kabur ke Malaysia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.