Sebelumnya
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, kebijakan pemblokiran anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp 50,23 triliun pada tahun 2023, termasuk anggaran PPATK sebagai pelaksanaan dari automatic adjustment atau penyesuaian otomatis belanja.
“Jadi, anggarannya tidak diblokir tapi dicadangkan,” jelas Sri Mulyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 18 Februari 2023.
Sri Mulyani mengatakan, pencadangan diperlukan karena Pemerintah memandang kebijakan itu masih perlu dilanjutkan sebagai usaha mitigasi risiko. Tujuannya, agar anggaran negara mampu menahan gejolak yang diperkirakan akan timbul.
Baca juga : Erick-Jaksa Agung Segera Bongkar Kasus Besar Lagi
“Ini strategi antisipatif terhadap ketidakpastian perekonomian global dan kondisi geopolitik saat ini melalui prioritas belanja,” tandasnya.
Aku @Boediantar4 mengungkap, berita terkait PPATK yang ngeluh ke DPR karena anggarannya diblokir Kemenkeu terjadi pada tanggal 14 Februari. Sementara berita pada tanggal 12 Maret, PPATK temukan transaksi janggal Rp 300 triliun pegawai Kemenkeu. “Habis diblokir temukan transaksi janggal,” katanya.
“Sebelum temukan transaksi janggal Rp 300 triliun pegawai Kemenkeu, PPATK curhat ke DPR anggaran diblokir. Itu artinya ada yang ngambek atau tersinggung. Siapa yang tersinggung? Tanya pada rumput yang bergoyang,” ujar @HidayatNatari.
Baca juga : Ganjar Napak Tilas Kehidupan Bung Karno, Kunjungi Rumah Kelahiran Hingga Kamar Kost
Akun @BosPurwa mengatakan, saling serang antara PPATK dengan Kemenkeu menjadi tontonan yang menarik bagi publik. “Netizen gelar tikar. Anggaran @PPATK diblokir Menkeu. Kasus pencucian uang di @KemenkeuRI Rp 300 T dibongkar PPATK,” katanya.
Menurut @OmHardiman, lembaga negara saling serang tidak masalah. Tidak mungkin juga perilaku merugikan negara didiamkan. “Asyiknya kerja di rezim ini bisa saling sikut menyikut,” sambung @MisqaMisqa1.
Akun @Mriyusekali yakin, PPATK tidak akan mengungkap transaksi janggal di Kemenkeu jika anggarannya ditambah.
Baca juga : Mega-Erick Makin Mesra
“Kalau anggaran lancar apakah akan terkuak juga kah, hhhmmm. Apakah terbongkarnya ini karena balasan dari PPATK. Apakah PPATK sebenarnya sudah tahu aliran dana tersebut sejak lama, hhhmmm. Saling berbalas kah,” tuturnya.
“Apabila info ini benar. Gila, benar-benar gila. Seperti pepatah pomeo menyebut ‘Jaman Edan sing ora Ngedan Ora Keduman’. Sepantasnya Menko Polhukam memberi solusinya secara tepat sesuai peraturan dan hukum yang berlaku. Jangan hanya omdo di media saja,” tutur @trisenka.
Sementara, akun @han55755 mendukung langkah Sri Mulyani memblokir anggaran kementerian/lembaga sebesar Rp 50 triliun. Dia berharap, dana dari pemblokiran tersebut bisa dialokasikan untuk pembangunan SDM dan infrastruktur. “Alhamdulillah,” ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.