Sebelumnya
Hal senada diungkap Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo.
“Belum ada kesepakatan lebih lanjut untuk memperpanjang kerja sama dari para mitra,” kata Ahmad.
Baca juga : Bos BI: Transformasi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanah Air
Menurut Ahmad, MRT Jakarta masih membuka peluang kembali bekerja sama dengan empat penyedia dompet digital tersebut.
Meski tak bisa memakai empat dompet digital tersebut, lanjutnya, masyarakat tetap bisa membayar tiket MRT Jakarta melalui aplikasi dompet digital lain seperti i.Saku, AstraPay, dan blu by BCA.
Baca juga : Kejagung Ngaku Tidak Usut Laporan Di PPATK
Selain itu, dapat menggunakan uang elektronik bank, seperti e-money, Brizzi, Flazz, TapCash, dan JakCard. “Metode pembayaran lainnya juga dapat menggunakan kartu MRT dan JakLingko,” jelasnya.
Ahmad mengungkapkan, jumlah pelanggan harian MRT Jakarta mencapai 69.325. Dari puluhan ribu pelanggan itu, hanya 13 persen pelanggan menggunakan dompet digital. Sisanya, memakai kartu uang elektronik bank, seperti Brizzi, Flazz, E-Money, Tapcash, dan Jakcard.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.