RM.id Rakyat Merdeka - Polusi udara di Jakarta pagi ini masih berada di zona oranye, yang artinya tidak sehat untuk kelompok sensitif. Yang terparah adalah Palembang, Sumatera Selatan, masuk di zona oranye atau berbahaya.
Berdasarkan data yang dirilis IQAir.com pukul 7 pagi WIB, Jakarta nangkring di urutan ke 7 udara terburuk di dunia.
Baca juga : Inisiasi Gerakan Jangan Boros, Mardiono Minta Kurangi Konsumsi Pangan Berlebih
Indeks kualitas udara (AQI) pagi ini di Jakarta berada di level 116. Kandungan konsentrasi polutan PM2,5 mencapai 54,4 µg/m³ atau 10,9 kali lipat di atas pedoman kualitas udara tahunan yang dirilis Badan Kesehatn Dunia (WHO).
Polutan setinggi ini disebutkan tidak sehat untuk kelompok sensitif, misalnya untuk ibu hamil, balita, orang dengan penyakit kronis dan lanjut usia.
Baca juga : Ke CFD? Cek Polusi Udara Jakarta Pagi Ini, IQAir: Bahaya Untuk Kelompok Sensitif
Sementara polusi terparah di Indonesia adalah Palembang, Sumatera Selatan. Indeks kualitas udara mencapai 363.
Polusi dengan level AQI setinggi itu masuk dalam zona ungu yang artinya berbahaya. Konsentrasi PM2,5 di udara mencapai 313 µg/m³ atau 62,6 kali di atas pedoman kualitas udara tahunan WHO.
Baca juga : 10.182 Kendaraan Kena Tilang Di Jaktim Dari Januari Hingga September
Di tengarai, polusi udara separah itu diakibatkan oleh kebakaran lahan di beberapa titik, di antaranya di Kayu Agung.
Kota dengan polusi terparah kedua di Indonesia adalah Tangerang Selatan (166) lalu Kabupaten Serang, Banten (158) dan Cileungsir, Jawa Barat (156).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.