RM.id Rakyat Merdeka - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyebut banyak pejabat sekarang tersandera oleh perbuatan mereka sendiri.
Akibatnya, ketika masa jabatan berakhir, mereka selalu merasa dihantui, takut dikejar KPK.
Baca juga : Petugas Kebersihan Ngaku Dokter Gigi
"Sekarang kan banyak itu pejabat kalau sudah mau keluar, takut. Karena dia rusak di dalam," ungkap Mahfud dalam acara Silaturahmi dan Deklarasi Dukungan kepada Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pondok Pesantren Sulaiman Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (2/12/2023).
"Sudah keluar, takut dikejar KPK, mencari bodyguard, nyewa bodyguard, buat mengawal. Tolong bantu, saya bayar tiap bulan. Diperas aja oleh bodyguardnya. Diancam. Kalau kamu ndak bayar saya, saya lapor ke KPK. Datamu ada di saya. Takut dia," lanjut Menko Polhukam itu.
Baca juga : Mahfud Bicara Penegakan Hukum Di Wisuda Mahasiswa UBK 2023
Menurut Mahfud, negara ini rusak karena banyak pejabat yang seperti ini, yang tersandera oleh perbuatan buruk mereka sendiri.
Situasi inilah yang mendorong Mahfud untuk memperjuangkan kepemimpinan merah putih, yakni kepemimpinan yang bersih, jujur, (putih) dan berani (merah).
Baca juga : Istana Belum Terima Surat Pemberitahuan Tersangka Wamenkumham Dari KPK
Mahfud kemudian bercerita, ketika menjadi Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo, dirinya tidak mendekati siapa-siapa, termasuk para politikus dan pemimpin partai.
Mahfud juga tidak membuat baliho mengampanyekan diri sebelum terpilih sebagai cawapres. Baliho-baliho baru muncul ketika dirinya sudah resmi dideklarasikan sebagai bakal Cawapres beberapa waktu lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.