BREAKING NEWS
 

Airlangga Obrolin Signifikansi Indonesia Gabung OECD Ke Salah Satu Bos Nikkei

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Jumat, 24 Mei 2024 15:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat bertemu dengan salah satu petinggi Nikkei Inc Daisuke Arakawa di Main Building Imperial Hotel di Tokyo, Jepang, dalam rangkaian acara Nikkei Forum 29th Future Asia, Jumat (24/05).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan salah seorang pimpinan Nikkei Inc Daisuke Arakawa di Main Building Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Jumat (24/05). Pertemuan itu berlangsung dalam rangka menghadiri rangkaian acara Nikkei Forum 29th Future Asia.

Dalam kesempatan itu Menko Airlangga memaparkan potensi ekonomi digital dan signifikansi Indonesia bergabung ke Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) ke bos media di Jepang itu.

Menurut Airlangga, Indonesia saat ini berada di lima besar terbaik negara G20 dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Selain itu, Indonesia juga masuk dalam lima besar negara dengan inflasi terendah.

"Sehingga kami cukup percaya diri dengan kemampuan untuk menjaga kondisi ini,” ungkap Airlangga.

Baca juga : Begini Skenario Timnas Indonesia Lolos Ke Piala Dunia 2026

Meskipun kondisi perekonomian global masih diwarnai oleh berbagai tantangan. Dan berbagai lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2024 hanya berkisar angka 3 persen (yoy). 

Namun, fundamental perekonomian Indonesia, sebut Airlangga terus menunjukkan kondisi yang stabil. Sehingga tingkat ketahanan Indonesia terhadap guncangan global relatif kuat dan terkendali. 

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2024 tercatat sebesar 5,11 persen (yoy) dengan tingkat inflasi pada April 2024 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yakni sebesar 3,00 persen (yoy).

Adsense

Kepada salah satu bos Nikkei ini, Airlangga juga memaparkan potensi ekonomi digital Indonesia yang saat ini mencapai 90 miliar dolar AS, diharapkan bisa berada dalam kisaran 130 miliar dolar AS pada tahun 2025.

Baca juga : Airlangga Minta Pelabuhan Tanjung Priok Kerja 24 Jam Bereskan 17 Ribu Kontainer

Hal ini juga selaras dengan potensi peningkatan ekonomi digital di regional ASEAN yang berpenduduk sekitar 600 juta. 

Karena, sengan implementasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA), nilai ekonomi digital di kawasan ASEAN pada 2030 yang semula diperkirakan oleh berbagai lembaga studi mencapai 1 triliun dolar AS bisa meningkat hingga 2 triliun dolar AS.

Selain isu-isu mengenai keamanan siber dalam penggunaan teknologi digital, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa ketersediaan infrastruktur digital juga menjadi salah satu isu yang ada dalam meningkatkan ketersediaan jaringan internet.

“Saya melihat bahwa masalah cyber security akan selalu menjadi masalah dalam ekonomi digital. Dengan karakteristik sebagai negara kepulauan, Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan fibre optic sebagai solusi penyediaan jaringan internet di seluruh wilayah Indonesia,” ucap Menko Airlangga.

Baca juga : Pendamping PKH Jempolin Pos Indonesia Dalam 
Penyaluran Bansos Di Denpasar

Saat ditanya mengenai maksud kedatangan sejumlah CEO perusahaan teknologi dunia ke Indonesia, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia telah mengambil langkah strategis dengan menjadikan ekonomi digital sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama berikutnya. 

“Indonesia merupakan rumah bagi 10 unicorn dan 2 decacorn,” kata Menko Airlangga.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Menko Airlangga dan Mr. Daisuke juga berdiskusi mengenai banyak hal lain diantaranya terkait dengan hilirisasi, rencana kedatangan Sekjen OECD ke Jakarta, market share dari pasar otomotif Indonesia, hingga signifikansi keanggotaan OECD bagi Indonesia.

“Selain agar mampu keluar dari middle income trap, bergabung dengan OECD akan membuat Indonesia memiliki reformasi ekonomi tahap kedua melalui kalibrasi dengan praktik terbaik dari negara lainya. Dengan demikian kami harapkan akan semakin banyak investasi yang masuk ke Indonesia,” pungkas Menko Airlangga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense