BREAKING NEWS
 

Kasus Korupsi Proyek Jalur Kereta

KPK Jerat Korporasi

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : RIFFMY
Sabtu, 25 Mei 2024 06:10 WIB
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/wpa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai Tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan sejumlah korporasi sebagai tersangka kasus suap proyek jalur kereta.

“Ada korporasi juga (jadi ter­sangka),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

Korporasi itu menggelontorkan fulus untuk bisa memenangkan tender. Lalu, merauh keun­tungan dari pengerjaan proyek hasil menyogok itu.

Baca juga : Banyak Partai Buka Pintu Untuk Jokowi

Ali menolak membocorkan korporasi yang dijerat sebagai tersangka itu. Ia beralasan agar tidak mengganggu penyidikan yang tengah dilakukan.

“Tidak perlu ada kekhawatiran bahwa KPK tidak transparan dan sebagainya ya. Tapi selalu kami sampaikan perkembangannya,” kata Ali.

Berdasarkan catatan, ada se­jumlah perusahaan yang menda­patkan proyek dengan menyuap. PT Istana Putra Agung (IAP) yang dipimpin Dion Renato Sugiarto mendapat pekerjaan jalur ganda KASolo Balapan-Kadipiro-Kalioso KM 96+400 sam­pai dengan KM 104+900 (JGSS6), pembangunan jalur ganda KA elevated Solo Balapan-Kadipiro KM 104+900 sampai dengan KM 106+900 (JGSS4), dan Track Layout Stasiun Tegal.

Baca juga : Biden Puyeng, Kita?

Untuk memperoleh ketiga proyek ini Dion menggelontorkan uang Rp 18,9 miliar ke­pada Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah (Jabagteng) Putu Sumarjaya dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Bernard Hasibuan.

PT IAP juga mendapat proyek pekerjaan rel kereta api di Jawa Barat dengan menyogok PPK Shynto Pirjani Hutabarat Rp 2 miliar.

Kemudian, untuk proyek pembangunan jalur KA lintas Makassar hingga Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Dion menyuap PPK Ahmad Affandi Rp 7 miliar.

Adsense

Baca juga : Urusan Makan Siang Gratis, DPR Belajar Ke Swedia

Perusahaan lain yang terlibat yaitu PT Dwifarita Fajar Kharisma. Bersama PT IAP, PT Dwifarita hendak mengerjakan empat proyek konstruksi Jalur Kereta Api dan dua proyek supervisi di Lampegan Cianjur.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense