BREAKING NEWS
 

Kabar Terbaru Dari Pemburuan Judol

6.000 Rekening Sudah Diblokir

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Selasa, 9 Juli 2024 08:00 WIB
Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/6/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc)

 Sebelumnya 
“Kami akan bertindak lebih keras lagi terhadap mereka yang terbukti melakukan pelanggaran khususnya pelanggaran berat sebagai bandarnya atau fasilitator,” tegasnya.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judol yang juga Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengungkapkan, adanya koordinasi dengan Bareskrim Polri. Rekening yang diblokir berdasarkan data dari PPATK, akan diproses secara hukum.

Kata Hadi, penyidik masih memiliki waktu hingga 30 hari untuk menelusurinya. Setelah itu, setiap rekening yang diduga terafiliasi akan langsung diserahkan kepada penyidik untuk ditindak lebih lanjut.

Baca juga : Masa Jabatan Presiden Diusulkan Jadi 7 Tahun

“Belum semuanya, tetapi terus dikerjakan dan langsung diserahkan kepada penyidik Bareskrim,” ujar Hadi, Jumat (7/7/2024).

Hadi menambahkan, Satgas juga masih mendistribusi nama-nama pegawai dari kementerian/lembaga yang terlibat judol. Nama-nama itu diserahkan karena ada permintaan dari pihak kementerian/lembaga.

Hal itu dilakukan setelah Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengungkap praktik judi online dilakukan lebih dari 1.000 orang di lingkungan legislatif, mulai dari anggota DPR, DPRD, hingga pegawai Kesetjenan.

Baca juga : PSI Siap Berkoalisi Dengan PKS

Pegawai KPK Main Judol

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan beberapa pegawainya bermain judi online. Namun, jumlah pegawai KPK yang terlibat masih dalam penelusuran.

“KPK sepakat untuk memberantas dan memitigasi agar praktik tercela ini tidak menjalar ke lebih banyak pihak,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangannya, Senin (8/7).

Baca juga : Marshel: Kan Nggak Ngambil Hak Orang Lain

Tessa mengatakan berdasarkan penelusuran awal oleh Inspektorat, ditemukan pula beberapa nama yang bukan pegawai KPK. Menurutnya, Inspektorat kini masih berupaya mengumpulkan bahan keterangan terkait laporan tersebut untuk tindak lanjut berikutnya.

“KPK dalam berbagai kesempatan juga telah mengingatkan seluruh pegawainya, mengenai dampak dan bahaya praktik judi online ini,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 9 Juli 2024 dengan judul Kabar Terbaru Dari Pemburuan Judol, 6.000 Rekening Sudah Diblokir

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense