BREAKING NEWS
 

Lapangan Untuk HUT RI Sudah Siap

Pekan Depan, Air Bersih Masuk IKN

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Minggu, 14 Juli 2024 08:28 WIB
Pembangunan IKN. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus menunjukkan progres menggembirakan. Lapangan upacara yang akan digunakan untuk upacara 17 Agustus sudah siap digunakan. Lalu, pekan depan suplai air bersih sudah bisa masuk kawasan IKN. 

Kabar itu disampaikan oleh HSE Istana Negara Taufik Syahril dalam video yang diunggah di akun Instagram @ikn_id. Dalam video tersebut, Taufik berdiri di depan tak jauh dari tiang bendera yang berada di lapangan. Di belakangnya tampak Istana Negara dan sayap Garuda yang membentang megah. Dua mesin derek jangkung atau crane terlihat di belakang sayap Garuda. 

Lapangan yang akan digunakan upacara tampak berwarna hijau dan rapi. Hanya saja di beberapa titik masih ada galian tanah. Namun dia optimis, lapangan yang akan digunakan untuk upacara hampir rampung. Sehingga lapangan ini siao digunakan untuk upacara, 17 Agustus nanti. 

"Kami optimis untuk menyelesaikan proyek ini tepat Waktu dan kualitas yang baik," kata Taufik dikutip dari Instagram IKN, Sabtu (13/7/2024). 

Di tempat terpisah, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ikut menyatakan kesiapan lapangan menyambut upacara kemerdekaan. Saat ini, Paskibraka tengah berlatih di Jakarta dan akan berangkat ke IKN pada 10 Agustus mendatang. 

"Kami kemarin ngecek, lapangan sudah siap, hunian juga udah siap. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar sesuai perkiraan," kata Wakil Ketua BPIP Rima Agristina, Sabtu (13/7/2024). 

Baca juga : Pendidikan Kok Masih Mahal

Kesiapan Istana dan Lapangan di IKN juga disampaikan oleh Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Imam Santoso Ernawi. Kata dia, lapangan sudah berfungsi 100 persen dan siap digunakan. Lapangan tersebut memiliki kapasitas besar sehingga dapat menampung 8.000 orang.

Selain Lapangan dan Istana, Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan ketersediaan air bersih. Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengatakan, pihaknya sudah melakukan uji coba air bersih di IKN. Uji coba dilakukan sejak Rabu (10/7/2024). 

Dalam uji coba tahap 1, pihaknya berupaya dry test atau running test mekanikal dan elektrikal di Instalasi Pengolahan Air (IPA). Tes tahap 1 adalah langkah awal untuk memastikan air bersih mengalir ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Hasil uji coba tersebut berjalan lancar.  Ditandai dengan beroperasinya pompa sentrifugal yang berfungsi mendorong air dari IPA ke KIPP. 

"Pompa sentrifugal berfungsi mendorong air dari instalasi pengolahan air IPA ke KIPP untuk didistribusikan ke gedung-gedung atau persil-persil (bidang tanah)," tutur Danis.

Adsense

Setelah tes tahap 1, PUPR akan melakukan tes tahap selanjutnya yaitu menguji aliran air pada pompa distribusi. Tes ini untuk menguji  keandalan unit pengolahan pada sistem IPA. Kapasitas pengolahan mencapai 150 liter/detik menuju unit clearwell kapasitas 2.000 meter kubik. 

Sementara tahap 3, adalah pengujian lengkap pada sistem penyediaan air minum. Air minum hasil pengolahan dari IPA Sepaku akan dialirkan melalui pipa transmisi air minum menuju reservoir induk kapasitas 2x6000 meter kubik. 

Baca juga : Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Siap Dikirim ke Tanah Air, Muhadjir Beri Jempol

Jika semua tahapan berjalan lancar, Danis mengatakan pasokan air bersih pun diharapkan bisa masuk ke KIPP pada pekan kedua Juli 2024. Berbagai uji coba ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih pada peringatan HUT RI ke-79 di IKN. 

“Kita harapkan pada pertengahan bulan Juli (2024) semua tahapan uji coba ini selesai. Insya Allah, air untuk di IKN bisa terdistribusi pada minggu kedua bulan Juli 2024," paparnya. 

Di tempat terpisah, Menhub Budi Sumadi menginstruksikan untuk melakukan modifikasi cuaca dalam beberapa bulan ke depan agar pembangunan bandara menjadi optimal. Pasalnya, tantangan terbesar pembangunan Bandara IKN adalah hujan yang terjadi terus-menerus di wilayah Kalimantan Timur. 

“Karena itu modifikasi cuaca menjadi keharusan," ujar Budi saat meninjau progres pembangunan Bandara IKN, dikutip dari siaran pers, Sabtu (13/7/2024)

Dijelaskan Menhub, dari total 30 hari, terhitung hanya 8 hari yang cerah di kawasan IKN. Jika kondisi ini terus terjadi, lanjut dia, target pembangunan sejumlah fasilitas Bandara IKN berpotensi mundur dari rencana awal. 

"Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik,” terang Menhub. 

Baca juga : Wah! Harga Minyakita Naik Mulai Pekan Depan, Ini Alasannya

Kemudian, dalam kunjungannya ke proyek pembangunan Bandara IKN, Menhub meninjau beberapa titik, salah satunya gedung terminal bandara. Menurutnya, progres pembangunan di lokasi ini secara umum sudah baik dan bisa terus dimaksimalkan. 

Menhub juga menerangkan, pembangunan landasan pacu fungsional Bandara IKN untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diupayakan hingga 2.200 meter. 

Adapun pengerjaan landasan pacu oleh Kementerian PUPR ini dilakukan dengan sangat baik, sesuai prosedur, dan dipastikan telah memenuhi keamanan berstandar internasional. 

“Saya mengapresiasi Pak Menteri PUPR beserta jajaran dan para pekerja yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek bandara ini. Kontribusi ini amat sangat berarti bagi kemajuan negeri,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense