RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto balik bertanya ke wartawan, soal pembangunan Istana Kepresidenan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kira-kira menurut media bangga nggak melihat Ibu Kota Nusantara yang ada di Balikpapan ini?" tanya Menko Hadi ke awak media, di kompleks Istana Kepresidenan IKN, Rabu (7/8).
"Bangga pak," jawab wartawan.
Baca juga : Bermartabat Jika Menyoal Kurangnya Tenaga Pendidik
"Alasan bangganya apa?" tanya Menko Polhukam lagi.
"Indah pak," jawab wartawan.
Mantan Panglima TNI ini bilang, Istana Kepresidenan di IKN tidak hanya sekedar indah. Tapi juga dibangun sendiri oleh putra bangsa. Bukan istana warisan kolonial Belanda.
Baca juga : Pengamat: Jangan Benturkan Ucapan Prabowo Soal Keamanan Dengan Program Jokowi
"Di samping indah, ini adalah bangunan yang benar-benar dari putra bangsa, bukan peninggalan dari kolonial," jelas Hadi.
Menurutnya, setiap sisi rancang bangun dari istana di IKN ini mewakili identitas bangsa dan memiliki makna tersendiri.
"Ini identitas bangsa Indonesia di sini, lihat gedungnya. Dulu masih 34 provinsi. Pilarnya 34. Menggambarkan gotong royong. Untuk mengisi bangunan bangsa ini," terang Menko Hadi.
Baca juga : Kanan Kiri Oke, Kalau Balik Badan Nggak Kasih Sen
"2045 Indonesia emas tercapai? Tercapai! Amin," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.