BREAKING NEWS
 

Sukses OTT Kepala Daerah, Firli Malah Tak Bahagia

Reporter : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 9 Januari 2020 15:57 WIB
Firli Bahuri (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua KPK Firli Bahuri mengaku tidak bahagia dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan kepala daerah.        

Pengakuan ini disampaikan Firli saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan di Surabaya, Jatim di Convention Hall Grand City Surabaya, Kamis (9/1).

"Saya sangat tidak happy (bahagia) jika ada kepala daerah tertangkap tangan oleh KPK," ujarnya.    

Baca juga : Jelang Pilkada, Kepala Daerah Dilarang Mutasi Pejabat

Justru, adanya tangkap terhadap penyelenggara negara yang tengah melakukan korupsi disebut Firli sebagai hal memprihatinkan. Karena itu dia menyebut OTT bukanlah sebuah gebrakan.         

Adsense

"Sehingga ini adalah bukan suatu gebrakan awal tetapi ini adalah salah satu proses yang panjang, di mana pemberantasan korupsi itu, di samping kita melakukan pencegahan, juga harus dilakukan dengan upaya penindakan," imbuh jenderal polisi bintang tiga itu.           

Penangkapan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan menunjukkan sistem tata politik maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus diperbaiki.         

Baca juga : Firli: Saya Sudah Tak Punya Jabatan

"Ternyata masih ada kepala daerah yang main-main dengan pengadaan barang maupun jasa. Jadi, masih ada PR besar dan ini harus diperbaiki bersama," ucapnya.      

Dia pun mengingatkan ke pemerintah daerah se-Jatim agar tidak melakukan tindakan korupsi, kolusi, maupun nepotisme. "Makanya itu kita harus mencegah jangan sampai ada kepala daerah terlibat KKN, berapa pun nilainya," tegas mantan Kapolda Sumatera Selatan tersebut.      

Firli hadir dalam rakor itu untuk mengawasi percepatan pembangunan khususnya pelaksanaan perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan daerah Jatim.       

Baca juga : Spurs Keok, Guru Kalah Dihajar Bekas Murid

"Ini adalah salah satu upaya kita dalam rangka memastikan, seluruh program pemerintahan bisa berjalan, dan tidak terjadinya penyimpangan atau tidak terjadinya suatu tindak korupsi," tutup Firli. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense