RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah polemik wacana Reformasi Kepolisian yang berkembang di ruang publik, Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menegaskan sikap tegasnya dengan mendukung Polri tetap berada di bawah komando Presiden RI.
Ketua Umum DPP KNPI Dr. Ali Hanafiah, menegaskan, posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanat sistem ketatanegaraan Indonesia yang harus dijaga dan dihormati.
Baca juga : Polri di Bawah Presiden Tak Bisa Diutak-atik Lagi
“KNPI dengan tegas menyatakan dukungan agar Kepolisian Republik Indonesia tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Kami berharap polemik terkait Reformasi Polri ini dapat segera berakhir dan tidak menimbulkan kegaduhan yang berlarut-larut di tengah masyarakat,” ujar Ali Hanafiah.
Menurutnya, stabilitas kelembagaan Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di Indonesia.
Baca juga : Sikap Pemuda Muhammadiyah Dan Fatayat NU, Polri Sudah Ideal Di Bawah Presiden
Karena itu, setiap wacana reformasi perlu ditempatkan dalam kerangka konstitusional dan objektif, dengan tujuan memperkuat institusi, bukan sebaliknya.
Ali menekankan, reformasi yang dilakukan harus diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja Polri, tanpa mengganggu struktur komando yang telah diatur dalam konstitusi.
Baca juga : Garda Asta Cita Siap Kawal Program Presiden Prabowo
KNPI juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan pemuda, untuk menyikapi dinamika kebangsaan secara rasional dan dewasa, serta tetap mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan nasional.
“Dukungan kami jelas dan tegas, Polri harus tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia demi menjaga stabilitas nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.