BREAKING NEWS
 

Video Gubernur Kaltim Pakai Range Rover Viral

Diklarifikasi Pemprov, Itu Bukan Mobil Dinas

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Selasa, 10 Maret 2026 06:45 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Instagram/faisal_samarinda)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Gubernur Kaltim, Rudy Masud mengatakan, dirinya belum menggunakan mobil dinas operasional milik Pemprov Kaltim. Dia menyebut, kendaraan dinas yang tercatat dalam sistem pengadaan elektronik (LPSE) dengan nilai Rp 8,5 miliar itu, saat ini berada di Jakarta. 

"Mobil itu disiapkan untuk menunjang kegiatan kedinasannya dalam agenda nasional dan internasional, yang dengan Ibu Kota Nusantara," ujarnya. 

Menurut Rudy, keberadaan kendaraan dinas yang representatif menjadi penting seiring posisi strategis Provinsi Kaltim, sebagai penyangga dan lokasi Ibu Kota Nusantara. Intensitas kunjungan pejabat pusat, investor, hingga delegasi asing disebut meningkat tajam. 

Baca juga : Safari Ramadan Ke Sukabumi, Bahlil: Pesantren Selalu Lahirkan Pemimpin Bangsa

“Kaltim sekarang adalah wajah Indonesia. Tamu yang datang bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri,” cetusnya. 

Soal angka Rp 8,5 miliar, Rudy menepis anggapan pemborosan. Dia memastikan, pengadaan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah. 

Dalam regulasi itu, lanjut dia, kendaraan dinas kepala daerah ditetapkan berjenis sedan dengan kapasitas mesin maksimal 3.000 cc. “Kami hanya mengikuti spesifikasi yang diatur. Soal harga, itu mengikuti mutu dan kualitas. Ada rupa, ada harga,” ujarnya. 

Baca juga : Timteng Panas, Wisata Domestik Tetap Ngegas

Rudy juga menekankan, Pemerintah Daerah tidak menetapkan harga secara sepihak. Proses pengadaan dilakukan melalui LPSE sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik. 

Sebagai informasi, persoalan anggaran Rp 8,5 miliar itu awalnya dijelaskan oleh Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. Sri menyebut rencana pengadaan telah melalui pertimbangan matang berdasarkan kebutuhan kedinasan dan efektivitas kerja kepala daerah. 

Dia mengatakan kendaraan operasional tersebut ditujukan untuk menjangkau wilayah Kaltim yang punya karakteristik geografis ekstrem. Dia mengatakan mobil dinas gubernur harus bisa melalui medan berat di Kaltim. 

Baca juga : Pemerintah Lindungi Kepentingan Nasional

"Pak Gubernur berkomitmen untuk memantau langsung setiap permasalahan di pelosok. Contohnya saat kunjungan ke Bongan, beliau ingin melihat sendiri kondisi jalan yang dikeluhkan warga. Untuk mencapai titik-titik krusial dengan medan seberat itu, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif," ujar Sri Wahyuni. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense