RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menerima surat dari Ketua DPD KSPSI Provinsi Sumatera Selatan, Abdullah Anang di kantor DPP KSPSI, Jumat (20/3) Jakarta.
Anang yang juga mewakili aliansi gerakan buruh Sumatera Selatan bernama Gerakan Pekerja Buruh Untuk Keadilan Sumatera Selatan (GEPBUK SS) menyampaikan surat berisikan aspirasi penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
Ada beberapa rekomendasi dalam surat tersebut. Pertama, memohon perlindungan hukum dan keadilan. Kedua, menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Ketiga, menuntut dikeluarkannya kluster ketenagakerjaan dalam dalam RUU Omnibus Law, dan meminta gubernur dan DPR Sumatra Selatan untuk mendukung perjuangan buruh dalam menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
Baca juga : Ada Corona, MPBI Tunda Aksi Tolak Omnibus Law
Andi Gani menjelaskan, surat ini merupakan amanah yang akan disampaikan ke DPR dan pemerintah. "Ini membuktikan seluruh buruh di Indonesia menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Bukan hanya di Jakarta tapi juga didaerah-daerah. Tentunya kami akan membawa rekomendasi ini sebagai bentuk perjuangan bagi sesama buruh," katanya.
Andi Gani menegaskan, rencana aksi masa besar-besaran yang sedianya digelar Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) pada Senin (23/3) memang ditunda akibat wabah virus corona. Namun, perjuangan buruh terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja tidak akan berhenti.
Karena, data terakhir tercatat massa buruh MPBI dari 3 konfederasi besar buruh yaitu KSPSI, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang menyatakan kesiapan aksi di DPR sudah mencapai 80.300 dan jutaan massa MPBI di seluruh Indonesia.
Baca juga : Pengusaha Pelayaran Tunggu Omnibus Law
Sementara itu, Anang menjelaskan, tujuannya diserahkan surat ini agar bisa menjadi perhatian dan didengar pemerintah pusat. Melalui MPBI, kata Anang, aspirasi buruh khususnya Sumatra Selatan bisa tersampaikan ke pemerintah pusat.
"Jika aspirasi kami tidak dipenuhi maka para buruh kami akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dengan jumlah yang lebih besar," tegasnya.
Anang mengakui GEPBUK SS sudah melakukan aksi demonstrasi didepan kantor Gubernur Sumatra Selatan, Senin (11/2) lalu. Diterima langsung oleh Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. Bahkan, gubernur mengaku siap menemani para buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka ke Pemerintah dan DPR dalam waktu dekat. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.