BREAKING NEWS
 

3 Besar Bakal Capres

Prabowo, Ganjar, Anies Masuk Di Pikiran Rakyat

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 23 Juli 2020 06:41 WIB
(Dari kiri ke kanan) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sebagai tokoh yang pernah maju dalam pilpres tiga kali, tingkat pengenalan terhadap Prabowo memang sudah di angka 90 persen. Hanya saja, kalau melihat tren penurunan tersebut harus ada yang perlu diperbaiki oleh tim Prabowo. “Kalau memang beliau mau maju lagi jadi capres,” ujarnya.

Kenapa elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil naik? Dia bilang, kepala daerah punya panggung besar di masa pandemi ini. Ini pekerjaan rumah juga berkah karena pekerjaan mereka disorot berkali-kali jauh oleh media.

Menurut dia, publik akan memilih secara meritokratis atau melihat sosok yang punya rekam jejak baik dalam mengelola pemerintah.

Baca juga : Airlangga-Erick Duet Maut Pilihan Jokowi

“Publik akan milih orang ini bisa kerja atau tidak. Tidak lagi hanya bersandar pada darah biru atau ketum partai politik. Tentu ini memiliki ujian tersendiri di 2024,” ujarnya.

Kenapa tren elektabilitas Anies turun? Yunarto mengatakan, Anies memiliki momentum yang berbeda dibanding Ganjar dan Emil. Anies sudah mendapat momentum besar sebagai tokoh yang dianggap bersebrangan dengan pemerintah. Nah, Ganjar dan Ridwan belum memiliki momentum sebesar itu.

“Di momentum pandemi ini, Ganjar dan Ridwan naik,” ujarnya. Sementara Anies sekarang diuji karena muncul dalam momen baru sebagai kepala daerah bisa menyelesaikan masalah pandemi atau tidak.

Baca juga : Sandiaga Berharap Prabowo Tingkatkan Produksi Pangan Nasional

Sementara itu, politisi PDIP Aria Bima tak mau menanggapi banyak soal elektabilitas Ganjar yang naik. Dia bilang, partai fokus menjaga suara agar tetap naik setelah Jokowi tak lagi jadi presiden nanti. Begitu juga dengan Meutya Hafidz. “Pilpres masih jauh,” ujarnya.

Yang menarik justru disampaikan oleh Ketua DPP Nasdem Willy Aditya. Kata dia, partainya berusaha menghadirkan demokrasi yang lebih sehat dalam menentukan capres. Karena itu, Willy menyatakan, melalui konvensi di harapkan lahir para kandidat capres.

Dia bilang, Anies dan Ridwan memang berpeluang besar mengikuti konvensi. Terkait elektabilitas Anies yang masih 15 persen, Willy menilai hal itu merupakan kewajaran, bahkan kemungkinan bakal meningkat.

Baca juga : Dukungan Menguat, Menantu Wapres Akan Maju Pimpin Karang Taruna

“Saya ingin sampaikan Anies masih di 15 persen karena apa? Mungkin belum deklarasi sebagai capres, karena konvensinya nanti Nasdem baru mulai 2023,” kata Willy, sambil tertawa. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense