BREAKING NEWS
 

Riau Wajibkan Imam Masjid Swab Test

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : SARIF HIDAYAT
Senin, 3 Agustus 2020 07:44 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Riau Syamsuar mewajibkan pemimpin agama di wilayahnya yang rutin memimpin jamaah di tempat ibadah mengikuti tes usap atau swab untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Seperti imam masjid, ustad, dan ulama yang selalu berhubungan dengan masyarakat untuk tes swab Covid-19,” ungkap Syamsuar, di Pekanbaru, Riau, kemarin.

Riau mengalami lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Total jumlah kasus positif Covid-19 hingga kemarin siang mencapai 446 orang.

Dari jumlah itu, pasien yang masih dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 107 orang, pasien sembuh 327 orang, dan 12 orang telah meninggal dunia.

Syamsuar mengungkapkan, pihaknya sudah menyurati Kepala Kanwil Kementerian Agama Riau untuk pelaksanaan tes usap kepada seluruh pemuka agama. Tes itu penting karena tempat ibadah dibuka kembali seiring pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga : Ridwan Kamil Resmikan Masjid Al-Jabar Majalengka

Dia menyampaikan, kewajiban tes usap tidak hanya pada pemuka agama Islam, melainkan kepada seluruh pemuka agama lain seperti Kristen, Hindu, dan Budha.

“Saya sudah surati Kakanwil Kemenag Riau agar yang di tes usap juga pendeta, pastor hingga biksu yang hadir pada ceramah agama,” ujarnya.

Dia menuturkan, kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan Covid-19 di tempat ibadah. Selain tes Covid-19, Syamsuar mengimbau pengurus tempat ibadah agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Adsense

Yakni dengan mewajibkan setiap orang yang beribadah mengenakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu badan, rutin menyemprotkan disinfektan, dan menerapkan jaga jarak.

“Tempat ibadah diatur jangan terlalu penuh, jangan menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan virus corona. Kita juga harus selalu berdoa agar wabah Covid-19 bisa segera berakhir,” pintanya.

Baca juga : Ngaku Bukan Arab, Anies: Saya Jawa Tulen

Sementara, Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUP Kepulauan Riau (Kepri) Elfiani Sandri mengimbau masyarakat yang melakukan kontak dengan Gubernur Kepri Isdianto supaya melakukan tes usap alias swab.

Seperti diketahui, Isdianto dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Mulai Kamis-Sabtu pekan ini, sudah 590 orang diambil untuk diperiksa dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam,” kata Elfiani Sandri, di Tanjungpinang, kemarin.

RSUP Kepri membuka posko khusus untuk memeriksa orang-orang yang mengikuti berbagai kegiatan seremonial seusai Isdianto dilantik sebagai Gubernur Kepri di Istana Negara (27/7).

Posko itu awalnya dibuka hanya tiga hari yakni Kamis-Sabtu pukul 08.00-16.00 WIB. “Hari ini masih dibuka. Kalau pun posko ditutup, masyarakat dapat dilayani di RSUP Kepri,” ujarnya.

Baca juga : Uni Emirat Arab Buka Lowongan 200 Imam Masjid

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana memprediksi jumlah orang yang kontak dengan Gubernur Kepri lebih dari seribu orang.

Sebab masyarakat yang ikut seremonial pelantikan Gubernur tidak menerapkan protokol kesehatan karena larut dalam kebahagiaan.

“Kami sudah ingatkan berulang kali untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, tetapi situasinya sulit, karena begitu ramai. Akhirnya, bersalaman, berpelukan, cium pipi kiri dan kanan,” ucapnya. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense