BREAKING NEWS
 

Buruh Gagal Tolak RUU Cipta Kerja

Anak Buah Panas-panasan Di DPR, Bosnya Ngadem Di istana Negara

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 6 Oktober 2020 07:31 WIB
Sejumlah buruh mengikuti aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di Kota Tangerang, Senin (5/10). (Foto: Randi Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada pemandangan menarik saat kalangan buruh menolak pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja, yang dilakukan DPR, kemarin. Para buruh yang tak peduli dengan serangan Corona dan terik matahari, berbaris di jalan-jalan. Ada yang di depan Gedung DPR, ada juga yang tersebar di daerah lainnya. Sementara itu, dua bos para buruh itu, justru berangkat ke Istana negara yang adem dan asri.

Keputusan untuk mengesahkan RUU Ciptaker menjadi Undang -Undang disepakati dalam sidang paripurna DPR kemarin. Tercatat, 7 fraksi menyetujui RUU tersebut menjjadi UU, sedangkan 2 fraksi yakni PKS dan Demokrat mengambil sikap menolak.

Baca juga : Erick Pede Kalahkan Daya Tarik Investasi Di Vietnam

Pengesahan RUU Cipta Kerja dihadiri langsung perwakilan pemerintah. Di antaranya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

“Kepada seluruh anggota, saya memohon persetujuan dalam forum rapat peripurna ini, bisa disepakati?” kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin selaku pemimpin Sidang Paripurna. Aziz langsung mengetuk palu, usai peserta rapat menyatakan setuju.

Baca juga : Terkait RUU Cipta Kerja, Ibas Ingatkan Pentingnya Kesejahteraan Para Pekerja

Sementara itu, di luar Gedung DPR, aksi penolakan sejumlah organisasi buruh tetap terjadi. Namun, unjuk rasa para buruh tidak lagi terkonsentrasi di depan Gedung DPR. Ada yang sempat sampai ke Jalan Pemuda Senayan, lantas diperintahkan pihak kepolisian untuk putar balik.

Begitupun dengan serikat pekerja yang berasal dari wilayah Bekasi. Para buruh sudah dicegat sebelum berhasil masuk ke Jakarta. Beberapa sekretariat buruh di kawasan industri itu ditongkrongi TNI dan Polisi. meskipun tidak bisa berangkat, para buruh ini tetap menggelar demonstrasi menolak RUU yang disingkat Ciptaker itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense