BREAKING NEWS
 

Lambungkan #IndonesiaMembaik

Fadjroel Sepi Komen, Sepi Juga Likenya

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 7 November 2020 07:22 WIB
Jubir Presiden Fadjroel Rachman. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Saat ini, banyak masyarakat yang ce­ mas mengetahui pertumbuhan ekonomi di kuartal III tahun ini yang minus 3,49 persen. Rakyat khawatir, resesi ekonomi akan bikin hidup makin susah. Menyikapi ini, Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman coba membangun optimisme di tengah kecemasan itu. Di media so­sial, Fadjroel melambungkan #Indone­siaMembaik. Sayangnya, tagar Fadjroel ini sepi supporter.

Fadjroel mulai melambungkan #Indo­nesiaMembaik itu, Kamis, (5/11) malam. Saat itu, dia menanggapi kanal berita Jokowinomics berjudul BPS: PDB Kuartal III Minus 3,49 persen, Membaik Dari Kuartal II. Cuitan @fadjroel hanya 2 kali di-­retweet, dan disukai 5 akun.

Meskipun hanya direspon sedi­kit, Fadjroel tak berhenti. Di cuitan berikutnya, Fadjroel kembali melambungkan tagar tersebut dalam berita yang menyebut perekonomian Indonesia telah membaik. Lagi­-lagi, respons netizen gak banyak berubah. Yang mengomentari cuitannya, selalu kurang dari 10 orang. Padahal, Fadjroel menyandang jabatan Jubir Presiden.

Baca juga : Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik Dari Rata-rata Dunia

Selain soal pertumbuhan ekonomi, eks Komisaris Adhi Karya ini juga nim­palin berita-­berita pembangunan infra­struktur. Seperti Jalan Tol Bakauheni­ Terbanggi Besar sepanjang 140,94 km, atau jalan tol terpanjang kedua di Indonesia. Tol ini juga merupakan jaringan Tol Trans Sumatera. Begitu juga tol pinggiran Jakarta yang satu per satu mulai nyambung. Lagi-lagi, cuitan ini sepi komentar.

Tak cukup sekadar cuitan, Fadjroel juga mengunggah selebaran. Berlatar hijau, isinya: Pemulihan Sektor Usaha Meningkat Ke Zona Positif.

Adsense

Pertama, sektor pertanian tumbuh positif 2,2 persen. Kedua, sektor industri pengolahan meningkat menjadi minus 4,3 persen dari minus 6,2 persen. Ketiga, sektor perdagangan tumbuh minus 5,0 persen membalik dari minus 7,6 persen di triwulan II. Diakhiri dengan grafik me­ningkat, tak lupa #IndonesiaMembaik.

Baca juga : 200 Ribu Anak Indonesia Ikut Program Penguatan Literasi

Selanjutnya, selebaran berlatar biru, isinya: Peningkatan Titik Balik Pe­mulihan Ekonomi Sisi Pariwisata dan Mobilitas Masyarakat. Yang paling terbaru, selebaran ber­latar jingga, isinya: Sektor Yang Ber­kontribusi Terbesar Dalam Pemulihan Ekonomi.

Pertama, sektor industri pengolahan meningkat menjadi minus 4,3 persen dari minus 6,2 persen. Ke­dua, sektor perdagangan besar dan eceran tumbuh minus 5,0 persen dari minus 7,6 persen di triwulan II. Ten­tunya dengan #IndonesiaMembaik.

Berbagai upaya Fadjroel untuk me­lambungkan #IndonesiaBangkit, tak cukup menyita perhatian publik. Tagar yang dilambungkan Fadjroel masih kalah beken dengan masalah resesi yang banyak diributkan netizen.

Baca juga : Gabung Timnas Indonesia U-19 Di Kroasia, Elkan Baggot Siap Lawan Dugopolje

Akun @anwarrifaiy sampai men­cermati tagar yang coba dilambungkan Fadjroel. “Setelah gua cek, ternyata hampir seluruh tweet Fadjrul emang nggak laku, sepi like, sepi komen, sepi retweet, sepi..,” ujarnya.

Akun @Nanyo_5 lebih bijak. Dia meminta pria kelahiran Banjarmasin 56 tahun silam itu, berbenah. Setidaknya, mengenang kejadian yang telah berlalu. “Jrul, sebagai rakyat saya sarankan lo untuk instrospeksi. Kenapa sebagai jubir twitan lo gak disambut warganet. Tidak komunikatifkah? Tidak menarikkah? Atau karena suka ngeblok? Instrospeksi ye. Jangan diblok,” imbuhnya.

Bukan cuma sepi peminat, cuitan Fadjroel justru cenderung dikritisi. Seperti akun @Yuliant11292255 yang mempertanyakan unggahannya. “Ah yang bener drooooh?” katanya. “Salah baca data nih,” timpal @MediaRakyat4. “Masa,” cetus @Ridho02026883, tak percaya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense