BREAKING NEWS
 

Lihat Vaksinasi Massal Wartawan

Jokowi Puas

Reporter & Editor :
APRIANTO
Jumat, 26 Februari 2021 06:30 WIB
Presiden Joko Widodo menyapa Margiono, wartawan senior yang juga Dirut Rakyat Merdeka Group, saat meninjau vaksinasi massal bagi para wartawan, di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Presiden didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh. (Foto: Setpres)

 Sebelumnya 
“Terutama, yang berada di lapangan, yang berinteraksi dengan publik, dengan narasumber,” kata Jokowi.

Setelah program vaksinasi di Jakarta selesai, Jokowi berharap vaksinasi untuk awak media ini berjalan di provinsi lain.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate berharap, kekebalan kolektif segera tercapai usai tahap kedua program vaksinasi Covid-19 untuk pekerja di sektor publik berlangsung.

Baca juga : Soal Vaksinasi Tahanan KPK, Ini Kata Satgas...

“Kami harapkan gelombang vaksinasi berjalan lancar. Sehingga secepat mungkin tercapai herd immunity,” kata Johnny

Politisi NasDem itu mengatakan, program vaksinasi untuk jurnalis akan diperluas hingga ke daerah melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dewan Pers.

“Terima kasih kepada Dewan Pers, PWI dan rekan media karena proses vaksinasi tahap awal ini berjalan sukses. Bila kita kerja bersama-sama, gotong-royong, hambatan pasti bisa kita atasi,” yakinnya.

Baca juga : Kejar Herd Immunity, Vaksinasi Covid Untuk Wartawan Digencarkan Di Daerah

Bagaimana tanggapan Dewan Pers? Ketua Dewan Pers, M Nuh mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk insan pers merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemerdekaan pers. Dia menjelaskan, setidaknya ada dua faktor dalam meningkatkan kompetensi para jurnalis. Pertama, memberikan perlindungan kesejahteraan. Kedua, memberikan perlindungan agar para jurnalis nyaman dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Nah, memberikan perlindungan yang kedua ini tidak hanya melindung jurnalis dari tekanan pihak manapun. Tapi juga memberikan perlindungan dari paparan Covid-19.

Menurut M Nuh, para wartawan dan pekerja media termasuk profesi yang rentan terpapar virus Covid-19. Pasalnya, interaktif sangat tinggi.

Baca juga : Wapres: Yang Anti Vaksin Makin Sedikit

Dia berharap, dengan vaksinasi ini bisa relatif terlindungi. Pasalnya, vaksinasi ini bisa memberikan perlindungan dari dalam tubuh sendiri.

“Sehingga para jurnalis yang masih bertugas di lapangan dengan interaktif yang tinggi bisa relatif terlindungi,” papar M Nuh.

M Nuh menceritakan, program vaksinasi untuk kalangan insan pers yang digelar di Jakarta ini, akan berlanjut ke seluruh daerah, bekerja sama dengan gubernur dan dinas kesehatan terkait. Untuk insan Pers di Jabodetabek ada setidaknya 5.512 yang akan menerima vaksin Covid-19 pada gelombang pertama yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25-27 Februari 2021. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense