Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Terutama, yang berada di lapangan, yang berinteraksi dengan publik, dengan narasumber,” kata Jokowi.
Setelah program vaksinasi di Jakarta selesai, Jokowi berharap vaksinasi untuk awak media ini berjalan di provinsi lain.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate berharap, kekebalan kolektif segera tercapai usai tahap kedua program vaksinasi Covid-19 untuk pekerja di sektor publik berlangsung.
Baca juga : Soal Vaksinasi Tahanan KPK, Ini Kata Satgas...
“Kami harapkan gelombang vaksinasi berjalan lancar. Sehingga secepat mungkin tercapai herd immunity,” kata Johnny
Politisi NasDem itu mengatakan, program vaksinasi untuk jurnalis akan diperluas hingga ke daerah melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dewan Pers.
“Terima kasih kepada Dewan Pers, PWI dan rekan media karena proses vaksinasi tahap awal ini berjalan sukses. Bila kita kerja bersama-sama, gotong-royong, hambatan pasti bisa kita atasi,” yakinnya.
Baca juga : Kejar Herd Immunity, Vaksinasi Covid Untuk Wartawan Digencarkan Di Daerah
Bagaimana tanggapan Dewan Pers? Ketua Dewan Pers, M Nuh mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk insan pers merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemerdekaan pers. Dia menjelaskan, setidaknya ada dua faktor dalam meningkatkan kompetensi para jurnalis. Pertama, memberikan perlindungan kesejahteraan. Kedua, memberikan perlindungan agar para jurnalis nyaman dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
Nah, memberikan perlindungan yang kedua ini tidak hanya melindung jurnalis dari tekanan pihak manapun. Tapi juga memberikan perlindungan dari paparan Covid-19.
Menurut M Nuh, para wartawan dan pekerja media termasuk profesi yang rentan terpapar virus Covid-19. Pasalnya, interaktif sangat tinggi.
Baca juga : Wapres: Yang Anti Vaksin Makin Sedikit
Dia berharap, dengan vaksinasi ini bisa relatif terlindungi. Pasalnya, vaksinasi ini bisa memberikan perlindungan dari dalam tubuh sendiri.
“Sehingga para jurnalis yang masih bertugas di lapangan dengan interaktif yang tinggi bisa relatif terlindungi,” papar M Nuh.
M Nuh menceritakan, program vaksinasi untuk kalangan insan pers yang digelar di Jakarta ini, akan berlanjut ke seluruh daerah, bekerja sama dengan gubernur dan dinas kesehatan terkait. Untuk insan Pers di Jabodetabek ada setidaknya 5.512 yang akan menerima vaksin Covid-19 pada gelombang pertama yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25-27 Februari 2021. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya